Ini Kata Wabup Nurhayanti Soal Keinginan Pisah 3 Kecamatan

Wabkil Bupati Nurhayanti

BOGOR-KITA.com – Keinginan masyarakat dari 3 kecamatan, yakni Gunung Sindur, Rumpin dan Parung Panjang, memisahkan diri dari Kabupaten Bogor dan bergabung dengan Kabupaten Tangerang tidak terlalu dipersoalkan oleh Wakil Bupati Bogor, Nurhayanti.Seperti halnya Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bogor,Adang Suptandar, ia menilai hal tersebut sebagai hal wajar. “Tidak apa-apa. Biarkan keinginan mereka berjalan demikian. Yang jelas saya tetap lakukan percepatan pembangunan,” ujar Nurhayanti kepada PAKAR usai menerima Badan Eksekutif Mahasiswa Institut Pertanian Bogor (BEMIPB) di Ruang Rapat Bupati, Kompleks Pemkab Bogor, Cibinong, Kamis (16/10).

Dijelaskannya, keinginan itu hak masyarakat. Namun, ia menjelaskan, upaya pemisahan diri dari sebuah kabupaten dan masuk ke daerah lain butuh proses panjang.“Gakgampang. Prosedurnya panjang. Butuh persetujuan dari DPRD, lalu diajukan ke gubernur dan sebagainya,” ungkap dia.

Wabup menilai aspirasi masyarakat tersebut menjadi masukan bagi pemkab dalam upaya meningkatkan kinerja dan mengoptimalisasi pemerataan pembangunan.

“Kabupaten Bogor ini berbeda dengan daerah lainnya. Dinamikanya sangat luar biasa dan saya pikir solusi terbaiknya adalah dengan pemekaran Bogor Barat menjadi kabupaten sendiri,” ungkapnya.

Sementara itu, politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Wasto Sumarno mengatakan, munculnya aspirasi warga memisahkan diri harus disikapi serius oleh pemkab. Pasalnya, riak-riak kecil memisahkan diri itu sudah sering muncul dalam forum-forum non formal di masyarakat. Alasannya pun hampir beragam, yakni ketidakpuasan, ketimpangan dan kecemburuan soal infrastruktur dan kebijakan lainnya.

“Secara pirbadi saya pikir hal itu sah-sah saja, karena tidak mungkin hal ini terjadi tanpa ada sesuatu. Karena itu tentunya pemkab harus menyikapi serius masalah ini, jadikan sebagai bahan koreksi dalam mengimplementasikan program ke depan,” pintanya.

Meski begitu, Wasto berharap, warga bisa menahan diri mengingat, Pemkab Bogor sejatinya sudah berupaya melakukan beragam rencana pembangunan di tiga wilayah yang ingin memekarkan diri tersebut. Namun memang, hingga saat ini, wacana tersebut masih dalam tahap pembahasan.

“Dari yang saya ketahui, wilayah Tenjo, Parungpanjang dan Rumpin itu akan menjadi wilayah perkotaan pemukiman sekaligus industri galian yang dalam pembangunannya disesuaikan dengan kebutuhan di sana, termasuk pembenahan infrastruktur, jadi warga tak perlu khawatir,” sebutnya. [] Harian PAKAR/Admin



Bogor-Kita.com - Sejak 2010


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *