Kab. Bogor

Angin Kencang di Rumpin, 92 Rumah Rusak dan 311 Warga Terdampak

BOGOR-KITA.com, RUMPIN — Bencana angin kencang yang menerjang Kampung Parakanomas, RW 01, Desa Tamansari, Kecamatan Rumpin, Kabupaten Bogor, pada Sabtu (24/5/2026) sekitar pukul 13.30 WIB, merusak puluhan rumah warga.

Kepala Desa Tamansari, Abah Haji Hazmi, mengatakan tiga RT terdampak cukup parah akibat kejadian tersebut.

“Di RT 01 terdapat 14 rumah rusak dengan 50 jiwa terdampak. RT 02 menjadi wilayah paling parah dengan 49 rumah terdampak, 24 di antaranya rusak berat, dengan total 204 jiwa. Sementara di RT 03 terdapat 15 rumah rusak dengan 57 jiwa terdampak,” ujar Hazmi.

Ia menjelaskan, total terdapat 78 kepala keluarga (KK) atau 92 rumah dengan 311 jiwa terdampak bencana. Kerusakan didominasi atap rumah beterbangan dan dinding retak.

Baca juga  Satgas Covid-19 Pamijahan, Putar Balik Ratusan Kendaran Luar Bogor

“Alhamdulillah tidak ada korban luka maupun korban jiwa,” katanya.

Setelah angin reda, warga langsung bergotong royong membersihkan puing-puing, mengevakuasi barang, serta membantu keluarga yang rumahnya rusak. Warga yang rumahnya tidak terdampak juga menampung sementara korban yang kehilangan tempat tinggal.

Pemerintah Desa Tamansari bergerak cepat melakukan pendataan dan menyalurkan bantuan awal berupa dua karung beras, dua krat telur, serta lima dus mi instan kepada warga terdampak.

“Bantuan darurat sudah disalurkan sambil menunggu bantuan lanjutan dari Pemerintah Kabupaten Bogor,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Tim Kedaruratan BPBD Kabupaten Bogor, Andi Sumardi, mengatakan pihaknya telah turun ke lokasi untuk melakukan pendataan dan menyalurkan bantuan darurat.

Baca juga  Pemekaran Bobar Tertunda, 3 Kecamatan Minta Gabung Ke Tangerang

Menurut Andi, hujan deras disertai angin kencang menerjang Kampung Parakanomas pada Sabtu (24/5/2025) sekitar pukul 14.30 WIB.

Berdasarkan hasil kaji cepat Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kabupaten Bogor, sebanyak 75 rumah di RT 01, RT 02, dan RT 03 RW 01 mengalami kerusakan. Mayoritas kerusakan terjadi pada bagian atap dan genting rumah yang terbawa angin.

“Dari hasil kaji cepat, satu rumah mengalami rusak sedang di RT 01, kemudian tujuh rumah rusak sedang dan 68 rumah rusak ringan tersebar di tiga RT tersebut. Total terdapat 85 KK atau 333 jiwa terdampak,” kata Andi.

Ia menambahkan, dua keluarga terpaksa mengungsi ke rumah kerabat karena kondisi rumah tidak layak huni.

Baca juga  Corona Kabupaten Bogor: Positif dan Sembuh Terus Berfluktuasi, Meninggal Konsisten Nihil

“Tidak ada korban jiwa maupun luka dalam kejadian ini,” ujarnya.

Tim BPBD Kabupaten Bogor tiba di lokasi sekitar pukul 20.00 WIB dan langsung berkoordinasi dengan aparatur desa, Bhabinkamtibmas, serta warga setempat. Bantuan darurat berupa terpal juga telah disalurkan untuk menutup atap rumah yang rusak.

“Edukasi kebencanaan dan imbauan kewaspadaan juga diberikan kepada warga. Hingga malam hari, sebagian rumah mulai diperbaiki secara gotong royong,” pungkasnya.[] Fahry

Klik untuk berkomentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

To Top