Kota Bogor

Ratusan Pohon di Kota Bogor Rawan Tumbang

BOGOR-KITA.com, BOGOR – Sebanyak 242 pohon ber-KTP merah atau rawan tumbang tersebar di beberapa titik di  Kota Bogor.

Hal itu dikatakan Kabid Pengelola Keanegaraman Hayati pada Dinas Perumahan dan Permukiman (Disperumkim) Kota Bogor Devi Librianti.

Ia mengatakan bahwa inventarisasi pohon sejak 2016 sampai 2023 tercatat pohon ber-KTP merah ada 242 pohon yang tersebar di 33 titik jalan utama di Kota Bogor.

“Kami menginventarisir beberapa jalan utama karena berkaitan dengan aspirasi yang kami sediakan melihat dari tingkat umur dan kerawanan pohon tersebut. Kalau asumsi kami, perumahan-perumahan kan baru dibangun jadi pohon-pohonnya relatif muda,” ucap Devi pada Rabu, (8/11/2023).

Devi mengungkapkan, pohon yang memiliki KTP merah itu ada di Jalan A. Yani, Jalan Pemuda, Jalan Pengadilan dan beberapa jalan lainnya.

Baca juga  Kejar Target Lakip BB, Kota Bogor Adopsi Sakip Pemkot Bandung

Namun, kata Devi, sebagian  pohon di lokasi tersebut sudah diantisipasi dengan melakukan topping atau pengurangan tinggi.

“Sudah dilakukan dari beberapa tahun sebelumnya. Jadi begitu keluar hasil KTPnya merah, itu langsung dilakukan antisipasi tersebut,” katanya.

Ia mengungkapkan ada beberapa faktor yang menyebabkan pohon menjadi rawan tumbang, diantaranya ada gangguan rayap, usia hingga pembusukan.

Devi menegaskan bahwa perilaku kebiasaan orang yang memaku pohon dengan ketebalan paku melebihi 2 cm, dapat menyebabkan kerusakan pada pohon itu sendiri.

“Hal itu akan merusak pohon dan menimbukan bibit penyakit bagi pohon, kemudian orang yang suka bakar sampah dibawah pohon, nah itu juga akan merusak pohon. Selanjutnya, penimbunan sampah dibawah pohon akan mengurangi umur pohon,” jelasnya.

Baca juga  Walikota Cek Serapan Anggaran di Dispenda

“Termasuk buang air panas, oli atau zat-zat kimia lainnya dapat merusak dan mengurangi umur pohon. Selain itu, yang cukup membahayakan juga biasanya galian-galian dibawah pohon, galian yang dapat memotong akar itu biasanya peluang pohon mudah tumbang menjadi lebih besar karena tidak ada cengkraman akar pohon tersebut,” tambahnya.

Untuk itu, dirinya  mengimbau kepada masyarakat  Kota Bogor  selama musim penghujan, jika mulai hujan apalagi disertai angin, mohon untuk tidak melanjutkan perjalanan.

“Diusahakan hindari kawasan yang banyak pohon rawan tumbang. Hindari berteduh dibawah pohon terutama pohon yang terlihat sudah rapuh, dan hindari jalan-jalan yang banyak pohon-pohon besar,” tutupnya. [] Ricky

Klik untuk berkomentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

To Top