Kab. Bogor

Polemik Study Tour SMPN 1 Rancabungur, Ini Tanggapan Anggota DPRD dan Kepala Disdik

Ilustrasi Istimewa

BOGOR-KITA.com, RANCABUNGUR — Rencana kegiatan study tour atau Education Training Plus (ETP) yang akan dilaksanakan SMPN 1 Rancabungur mendapat sorotan dari sejumlah pihak. Hal itu mencuat setelah beberapa wali murid mengaku keberatan mengikuti kegiatan tersebut karena faktor biaya.

Perhatian publik terhadap kegiatan itu muncul setelah beredarnya surat edaran yang berisi informasi mengenai biaya kegiatan dengan nominal yang dinilai cukup besar oleh sebagian wali murid.

Program ETP yang disebut sebagai kegiatan pembelajaran berbasis alam dan pembentukan karakter siswa itu dijadwalkan berlangsung pada 25 Mei 2026 di wilayah Bandung.

Anggota DPRD Kabupaten Bogor, Wasto Sumarno, mengatakan Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor saat ini tengah meminta pandangan dari berbagai pihak, termasuk Bupati Bogor, terkait polemik tersebut.

Baca juga  Fun Campaign Ala SuperJo akan Dilakukan di 40 Kecamatan Kabupaten Bogor

Menurut Wasto, Dinas Pendidikan juga telah meminta klarifikasi dari pihak sekolah dan komite sekolah. Sementara itu, Komisi IV DPRD Kabupaten Bogor akan menyikapi persoalan tersebut sesuai kondisi di lapangan.

“Komisi IV tentu akan menyikapi persoalan ini sesuai kondisi di lapangan. Semoga situasi tetap kondusif karena ini berkaitan dengan dunia pendidikan,” ujar Wasto.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor, Rusliandy, mengatakan pihaknya telah memanggil kepala sekolah dan komite sekolah terkait program ETP tersebut.

“Kami sudah memanggil pihak sekolah terkait hal yang dikeluhkan. Saat ini proses permintaan keterangan masih berlangsung,” kata Rusliandy.[] Fahry

Klik untuk berkomentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

To Top