Nasional

Dompet Dhuafa Siapkan Kurban ke Palestina

Dompet Dhuafa melakukan penyembelihan hewan kurban tidak dilakukan langsung di Gaza karena mempertimbangkan faktor keamanan dan keterbatasan ketersediaan hewan ternak.

Pemotongan hewan kurban akan dilakukan di India dengan menggunakan kerbau sebagai hewan utama. Pemilihan India dinilai lebih memungkinkan karena ketersediaan kerbau yang melimpah dan harga yang lebih terjangkau dibandingkan membeli hewan hidup di Palestina.

“Jadi kita akan potong kerbau dari India nanti kemudian dikirim ke Palestina, kami tidak melakukan pemotongan hewan hidup di Gaza karena pertimbangan keamanan dan juga ketersediaan hewan kurban yang bisa disembelih,” ujar Syamsul Ardiansyah, Manager Aliansi Strategis Dompet Dhuafa.

Daging hasil pemotongan di India nantinya akan dikemas dalam bentuk frozen meat atau daging beku sebelum didistribusikan ke para pengungsi Palestina di sejumlah wilayah sekitar Palestina, seperti Tepi Barat, Lebanon, Suriah, Yordania, Turki hingga Mesir.

Baca juga  INFOBRAND.ID Sukses Gelar Top Consumer Preference Brands 2023

Lebih lanjut, menurut keterangan Syamsul, distribusi tersebut ditargetkan berlangsung dalam kurun waktu satu bulan setelah pemotongan. Selain dalam bentuk daging beku, sebagian daging kurban juga akan dikirim ke pabrik di Mesir dan Dubai untuk diolah menjadi daging kaleng.

Daging kaleng akan diproduksi dalam dua jenis, yakni pure meat berupa daging utuh siap santap tanpa tambahan bumbu, serta meat with sauce yang telah dibumbui sesuai selera masyarakat Palestina. Kedua produk itu dirancang agar dapat langsung dikonsumsi setelah dipanaskan.

“Kita khususkan untuk bisa dikirimkan masuk ke Gaza kenapa kita buat dalam bentuk kaleng karena mempertimbangkan masa guna ya dengan bentuk kaleng dan bisa diterima oleh warga palestina khususnya di Gaza dalam kurun waktu tidak kurang dari enam bulan,” sambung Syamsul.

Baca juga  Apache Bikers Community Bersama Dompet Dhuafa Hadirkan Mobil Jenazah

Dompet Dhuafa juga memperluas distribusi kurban ke tujuh negara yang tengah menghadapi krisis kemanusiaan, yaitu Myanmar, Somalia, Palestina, Suriah, Lebanon, Yordania, dan Sudan. Program ini dijalankan melalui kolaborasi bersama tiga mitra global. Tahun ini, Dompet Dhuafa juga menambahkan unta sebagai salah satu hewan kurban yang akan disembelih.

Program Tebar Hewan Kurban 1447 H, Dompet Dhuafa menargetkan sedikitnya sekitar 142 ekor kerbau untuk Palestina. Namun, Dompet Dhuafa juga berharap jumlah hewan yang berhasil dihimpun dapat mencapai 300 ekor agar manfaatnya menjangkau lebih banyak pengungsi Palestina di berbagai negara.

Produk kaleng ini diprioritaskan untuk dapat masuk ke Gaza karena memiliki masa simpan yang lebih panjang dan dinilai lebih sesuai dengan tantangan logistik bantuan kemanusiaan..

Baca juga  6 Kontestan Siap Bersaing, Rita Sugiarto Ramaikan Kontes KDI 2023 'Bunga Pengantin'
Klik untuk berkomentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

To Top