Ichsan saat melihat langsung pembersihan sampah bambu di Bendung Koja, sungai Cikeas, Sabtu siang (19/10/2019).

DPRD Jabar : Tiga Pemda Harus Cari Solusi Tangani Sampah Bambu di Sungai Cikeas

BOGOR-KITA.com, BEKASI – DPRD Provinsi Jawa Barat meminta tiga pemerintah daerah duduk satu meja mencari solusi agar kejadian timbulan sampah bambu yang kerap terjadi di sungai Cikeas, Kecamatan Jatiasih, Kota Bekasi, tidak berulang.

Permintaan itu dikemukakan H. Mochamad Ichsan, anggota Komisi IV DPRD Provinsi Jawa Barat (F-PKS), kepada Bupati dan Walikota di Kabupaten  Bogor, Kota Depok dan Kota Bekasi.

Komisi IV membidangi diantaranya kerusakan lingkungan hidup dan infrastruktur.

“Mereka harus duduk bersama mencari solusi agar kejadian ini tidak berulang terus,” ujar Ichsan saat melihat langsung  pembersihan sampah bambu di Bendung Koja, sungai Cikeas, Sabtu siang (19/10/2019).

Sampah bambu dengan kubikasi 1.280 M3 atau setara 230 truk itu telah menyumbat aliran sungai di Bendung Koja.  Sampah pun diangkat ke permukaan dengan melibatkan 150 petugas gabungan dan peralatan pendukung, sejak empat hari lalu yang hingga Sabtu sudah terselesaikan 50%.

Menurut Ichsan, jika masalah sampah bambu ini berlanjut tanpa penanganan serius dan bersinergi, sedikitnya lima perumahan di sekitar jalur sungai  terancam banjir di musim penghujan saat ini.  Dua perumahan berada  di Kabupaten Bogor dan tiga di Kota Bekasi.

Mengutip data Komunitas Peduli Sungai Cileungsi-Cikeas (KP2C), timbulan sampah di sungai Cikeas kali ini merupakan kejadian  kesembilan kalinya dalam setahun terakhir.

“Sumber masalahnya ada di Kabupaten Bogor 50 persen, Kota Depok 25 persen, dan Kota Bekasi 25 persen,” ujar Puarman, ketua KP2C. [] Admin / Rilis KP2C



Bogor-Kita.com - Sejak 2010


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *