2 Bulan Kemarau, PT BCS Salurkan 64.000 Liter Air Bersih untuk Warga Terdampak di Desa Ciomas
BOGOR-KITA.com, TENJO – Kemarau yang melanda Kabupaten Bogor selama lebih dari dua bulan mulai berdampak pada ketersediaan air bersih di sejumlah wilayah. Salah satunya di Desa Ciomas, Kecamatan Tenjo, yang mengalami kesulitan memenuhi kebutuhan air bersih untuk keperluan sehari-hari.
Berdasarkan data pemerintah desa, sedikitnya 15 kampung terdampak kekeringan, yakni Kampung Gunung Salak, Kompa 1, Kompa 2, Kompa 3, Banar, Cinyurup, Saninten, Bojong Garut, Bojong Sengkol, Lebak Picung, Lebak Anibah, serta beberapa wilayah lainnya.
Sebagai bentuk kepedulian melalui program Corporate Social Responsibility (CSR), PT Bintang Consultant Solution (BCS) menyalurkan bantuan air bersih kepada warga terdampak.
“Bantuan yang kami salurkan sebanyak delapan tangki air. Masing-masing tangki berkapasitas 8.000 liter dengan sumber air dari PDAM. Total sebanyak 64.000 liter air bersih akan didistribusikan ke 15 kampung terdampak kekeringan di Desa Ciomas,” ujar perwakilan PT BCS, Lisdawati, Senin (20/7/2026).
Menurut Lisdawati, penyaluran tersebut merupakan tahap awal. PT BCS berencana melanjutkan program serupa sebagai upaya membantu masyarakat yang masih mengalami kesulitan memperoleh air bersih selama musim kemarau.
“Air bersih merupakan kebutuhan dasar masyarakat. Kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban warga, dan ke depan kami berupaya melanjutkan program ini serta menjangkau wilayah lain yang membutuhkan,” katanya.
Kepala Desa Ciomas, Suhamdi, menyampaikan apresiasi atas bantuan yang diberikan PT BCS. Menurutnya, bantuan air bersih sangat dibutuhkan warga karena dampak kemarau telah menyebabkan berkurangnya pasokan air di sejumlah kampung.
“Kami mengucapkan terima kasih atas bantuan dari PT BCS. Data warga terdampak sudah kami inventarisasi dan laporkan kepada pemerintah kecamatan maupun kabupaten. Alhamdulillah, bantuan mulai berdatangan, termasuk dari PT BCS,” ujar Suhamdi.[] Fahry
