Taklukkan Disdik 1-0, Satpol PP Kota Bogor Juara Wali Kota Bogor Cup 2026
BOGOR-KITA.com, BOGOR – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Bogor sukses mengangkat trofi Wali Kota Bogor Cup 2026 setelah menaklukkan Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bogor dengan skor 1-0 pada laga final.
Partai final turnamen mini soccer antarorganisasi perangkat daerah (OPD) tersebut berlangsung di Lapangan Manunggal, Kecamatan Bogor Barat, Rabu (2/9/2026).
Kemenangan tipis tersebut mengantarkan Satpol PP menjadi kampiun dalam penyelenggaraan perdana Wali Kota Bogor Cup. Sementara Disdik harus puas berada di posisi runner-up.
Turnamen yang diikuti sejumlah OPD di lingkungan Pemerintah Kota Bogor ini selain menjadi ajang kompetisi, pertandingan juga menjadi ruang bagi para aparatur untuk berolahraga sekaligus mempererat hubungan antarkaryawan di lingkungan Pemkot Bogor.
Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim mengapresiasi antusiasme para peserta dalam mengikuti kompetisi tersebut. Ia bahkan membuka peluang agar Wali Kota Bogor Cup kembali digelar pada tahun-tahun berikutnya.
“Kalau menurut saya, kalau sudah jadi Wali Kota Bogor Cup yang pertama, harus ada yang kedua. Nanti kita lihat,” kata Dedie.
Menurut Dedie, kompetisi tersebut tidak harus diarahkan sebagai ajang untuk mengejar prestasi olahraga. Wali Kota Bogor Cup lebih dimaksudkan sebagai sarana penyegaran bagi para aparatur yang sehari-hari menjalankan rutinitas pekerjaan.
“Yang pertama refreshing. Mereka juga kerja setiap hari, ada rasa bosannya, ada pengin refreshing-nya. Saya pikir ini bukan untuk prestasi mengejar tingkatan prestasi di atasnya, tidak. Ini refreshing saja,” ujarnya.
Ia menilai kegiatan olahraga antar-OPD juga memberikan kesempatan bagi keluarga dan rekan kerja untuk memberikan dukungan kepada tim masing-masing. Kondisi tersebut dinilai dapat menciptakan suasana kebersamaan di luar lingkungan pekerjaan.
“Sekeluarga bisa nonton, kolega di OPD-nya bisa support. Lebih kepada refreshment program, bukan murni prestasi,” katanya.
Untuk penyelenggaraan berikutnya, Dedie membuka opsi memindahkan lokasi pertandingan ke kawasan GOR Pajajaran Kota Bogor. Lokasi tersebut dinilai memiliki area yang lebih luas, termasuk fasilitas pendukung dan lahan parkir.
“Kalau Manunggal enggak bisa memuat banyak. Nanti bisa juga misalnya di GOR. Insyaallah akhir tahun ini ada perkembangan tahap kedua GOR. Meskipun belum tuntas selesai, GOR luar itu sebetulnya sudah layak untuk dipakai,” jelasnya.
Dedie juga membuka kesempatan adanya kolaborasi dengan media maupun sponsor untuk mendukung turnamen tersebut.
“Animonya kan banyak, besar. Boleh, buat OPD untuk refreshing. Nanti mungkin ada sponsor lain berkolaborasi, boleh juga,” pungkasnya. [] Ricky
