RS Universitas Indonesia dan Dompet Dhuafa Jalin Kerjasama, 150 Nakes Ikuti Pelatihan Spiritual Power
BOGOR-KITA.com, DEPOK– Rumah Sakit Universitas Indonesia (RSUI) Depok resmi menjalin kerjasama dengan MPP (Mitra Pelaksana Program) Sosial, Kemanusiaan dan Dakwah Dompet Dhuafa. Penandatanganan Perjanjian Kerjasama dilakukan di Ruang Auditorium RSUI Depok, Kamis (3/9/2026).
Penandatanganan dilakukan langsung oleh Direktur Utama RSUI, Dr. Kusuma Januari, didampingi Direktur Perencanaan RSUI Dr. Novita Dwi Istanti. Dari pihak MPP (Mitra Pelaksana Program) Sosial, Kemanusiaan dan Dakwah Dompet Dhuafa, perjanjian ditandatangani oleh Ketua Pengurus KH. Ahmad Shonhaji, didampingi Kepala Lembaga Pelayan Masyarakat Dompet Dhuafa Kamaludin.
Usai penandatanganan, kegiatan dilanjutkan dengan Pelatihan Spiritual Power bagi tenaga kesehatan RSUI. Antusiasme peserta luar biasa. Dari target 70 peserta, jumlah yang hadir mencapai 150 tenaga kesehatan.
“Para nakes menilai materi pelatihan ini sangat penting dalam mendukung penanganan pasien secara holistik, lahir dan batin,” ujar Kamaludin selaku Kepala LPM Dompet Dhuafa sekaligus ketua panitia.
Pada pelatihan tersebut, peserta mendapatkan 3 materi utama:
1. Fiqih Ibadah Pasien dan Tuntunan Sakaratul Maut, disampaikan oleh Dr. Muhammad Zen selaku Dai Ambassador Dompet Dhuafa.
2. Penguatan Spiritual dan Emosional Nakes di Lingkungan Rumah Sakit, disampaikan oleh Dr. Fidiyansjah.
3. Materi Pemulasaraan Jenazah, disampaikan oleh Ust. H. Adi Darma, Trainer dan Praktisi Layanan Barzah Dompet Dhuafa.
Dirut RSUI dan Ketua Pengurus MPP Sosial, Kemanusiaan dan Dakwah Dompet Dhuafa sama-sama membuka peluang untuk memperluas kerjasama lain. Tujuannya untuk memberikan manfaat yang lebih luas bagi tenaga kesehatan dan pasien.
“Kerjasama ini diharapkan menjadi langkah awal penguatan layanan spiritual di rumah sakit, sehingga pelayanan medis tidak hanya menyembuhkan raga, tetapi juga menenangkan jiwa”, ucap Direktur Utama RSUI, Dr. Kusuma Januari, didampingi Direktur Perencanaan RSUI Dr. Novita Dwi Istanti.
