Sebuah komunitas warga di Desa Tonjong Kecamatan Tajurhalang mengumpulkan donasi uang secara dadakan yang dibelikan 100 botol handsanitizer dan dibagikan secara gratis kepada warga.

Warga Desa Tonjong Berbagi Cairan Antisepstik Gratis

BOGOR-KITA.com, TAJURHALANG – Di tengah merebaknya wabah Corona Virus Disease (Covid-19), serta dalam masa penerapan physical distancing seperti sekarang ini, ternyata tidak menyurutkan semangat kepedulian sosial warga Desa Tonjong, Kecamatan Tajurhalang, Kabupaten Bogor.

Buktinya, hanya dalam waktu hitungan jam dan berawal dari sebuah diskusi kecil di sebuah komunitas grup whatsapp warga, para anggota grup tersebut berhasil mengumpulkan donasi berupa uang senilai 1,1 juta rupiah. “Saya awalnya cuma menawarkan aksi giat peduli cegah Corona, dengan mengajak donasi uang untuk beli handsanitizer dan dibagikan gratis. Alhamdulillah direspon baik sama anggota grup WA,” ujar Niran (45) inisiator kegiatan sosial tersebut, Jum’at (3/4/2020).

Dia mengungkapkan, merasa bersyukur spontanitas anggota grup WA tersebut telah membantu sesama warga agar bisa melaksanakan pola hidup bersih dan sehat (PHBS) salah satunya dengan menggunakan handsanitizer (antiseptik pembersih tangan-red). “Ini bukti bahwa rasa peduli dan saling berbagi masih kuat dalam budaya gotong royong masyarakat di Desa Tonjong khusunya,” ujar Niran.

Setelah terkumpul dana senilai 1,1 juta rupiah tersebut, sambungnya, uang donasi warga itu dibelikan 100 botol handsanitizer ukuran 100 mililiter dan langsung dibagikan secara gratis kepada warga sekitar. “Ini murni kepedulian masyarakat untuk dapat saling bermanfaat dengan sesamanya. Hasilnya bisa dirasakan langsung oleh warga,” pungkasnya.

Ismail (45) salah satu anggota komunitas grup WA tersebut mengaku bersyukur bahwa di tengah suasana penyebaran wabah, masyarakat masih sangat tinggi kepedulian sosialnya. Wiraswastawan yang menggeluti usaha percetakan ini mengatakan, pemberian dan kepedulian sekecil apapun, sangatlah bermanfaat di tengah kondisi seperti saat ini. Dia mengungkapkan, donasi yang terkumpul sebenarnya masih kurang untuk membeli 100 botol handsanitizer. “Alhamdulillah, kekurangan dana tersebut dapat ditutupi oleh komunitas remaja dan pemuda di RW 5 Desa Tonjong. Mereka pula yang ikhlas membantu mendistribusikan handsanitizer kepada warga,” pungkas pria yang juga menjadi marbot sebuah mushola ini.[] Fahry



Bogor-Kita.com - Sejak 2010


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *