Ilustrasi/Ist

Sukses, Uji Coba Vaksin Cina Fase Satu dan Dua

BOGOR-KITA.com, BOGOR – Vaksin yang diuji coba Sinovac Biotech dari Cina fase satu dan fase kedaua menunjukkan hasil cukup baik, memberi respon untuk melindungi orang terhadap infeksi vorus corona (Covid-19). Vaksin ini menghasilkan respon kekebalan pada pasien dan aman.

Vaksin pembuat obat yang berbasis di Beijing ini yang disebut CoronaVac, menginduksi antibodi penawar di atas 90% pada orang yang diuji 14 hari setelah menerima dua suntikan dalam rentang waktu dua minggu.

“Vaksin ini aman dan tidak ada efek samping,” ujar CEO Sinovac Biotech Weidong Yindari, Sabtu (13/6/2020), seperti dikutip Statnews.com.

“Penelitian fase 1 dan 2 kami menunjukkan CoronaVac aman dan dapat memicu respons kekebalan. Kami juga sedang membangun fasilitas manufaktur yang dimaksudkan untuk memaksimalkan jumlah dosis yang tersedia untuk melindungi orang dari Covid-19,” tambah Weidong.

Hasil awal berasal dari studi fase 2 yang dikontrol plasebo dilakukan terhadap 600 pasien. Sinovac juga melakukan penelitian Fase 1 yang terkontrol plasebo dengan 143 pasien.

Saat ini ada lebih dari dua lusin upaya penelitian yang sedang dilakukan untuk mengembangkan vaksin pelindung terhadap virus corona baru yang menyebabkan Covid-19.

Baca juga  Pilpres Langsung Cara Paling Efektif Perkuat Sistem Presidensil

Pada bulan Mei, Moderna, sebuah perusahaan bioteknologi berbasis di Cambridge, Amerika Serikat, mengumumkan hasil respon imun awal dan mendorong untuk vaksin Covid-19 eksperimental, meskipun para ahli vaksin mengritik perusahaan karena tidak mengungkapkan data rinci.

Dengan cara yang serupa, pernyataan Sinovac pada hari Sabtu tidak banyak membahas tentang tingkat kemanjuran dan keamanan CoronaVac. Perusahaan tersebut mengatakan, akan menyerahkan laporan hasil studi Fase 2 dalam waktu dekat atau pada saat yang sama ketika menyerahkan protokol desain untuk uji klinis fase 3 ke versi Food and Drug Administration Cina.

Awal pekan ini, Sinovac juga mengumumkan kolaborasi dengan pembuat obat Brasil untuk memulai studi klinis fase 3 di sana. 

Sementara perusahaan Bio Farmasi milik BUMN Indonesia juga telah bekerja sama dengan Sinovac untuk pengembangan uji coba vaksin yang diharapkan mampu mencegah penyebaran virus corona di Indonesia. [] Anto



Bogor-Kita.com - Sejak 2010


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *