Kab. Bogor

BPBD: Luapan Kali Cinyompok Rendam 4 Rumah di Tenjo, 1 Balita Sempat Dirawat

BOGOR-KITA.com, TENJO– Banjir akibat hujan deras dengan durasi panjang merendam empat rumah di Kampung Leuweung Gede RT 06 RW 03, Desa Tenjo, Kecamatan Tenjo, Kabupaten Bogor, Rabu (29/4/2026). Banjir dipicu luapan Kali Cinyompok.

Ketinggian air mencapai sekitar 1 meter pada pukul 14.30 WIB. Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kabupaten Bogor menerima laporan dari pihak desa sekitar pukul 19.30 WIB dan langsung menuju lokasi untuk melakukan penanganan.

Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops-PB) BPBD Kabupaten Bogor menyebutkan, banjir terjadi akibat hujan deras yang berlangsung cukup lama. Kondisi diperparah oleh penyempitan badan Kali Cinyompok serta tumpukan sampah yang menghambat aliran air.

“Akibatnya, air meluap dan masuk ke permukiman warga,” demikian keterangan BPBD.

Baca juga  Polisi Tangkap Tangan Seorang Pejabat Kabupaten Bogor

Hasil kaji cepat mencatat empat rumah terdampak dengan total empat kepala keluarga (KK) atau 19 jiwa. Rinciannya, rumah milik Musa (1 KK/8 jiwa), Wajib (1 KK/6 jiwa), Tuti (1 KK/2 jiwa), dan Suroto (1 KK/3 jiwa).

Tidak ada kerusakan bangunan dalam peristiwa ini, namun seluruh rumah terdampak sempat terendam air. Salah satu keluarga, yakni keluarga Musa, mengungsi ke rumah kerabat yang masih berada di lokasi yang sama.

Selain itu, seorang balita berinisial MA sempat mengalami kedinginan dan muntah. Balita tersebut dibawa ke puskesmas terdekat sebelum dirujuk ke RS Harapan Mulya untuk pemeriksaan lebih lanjut.

“Setelah diperiksa tim kesehatan, kondisinya aman dan sudah kembali pulang. Hasil rontgen dijadwalkan keluar Kamis pagi pukul 09.00 WIB,” ujar Ketua Tim Kedaruratan BPBD Kabupaten Bogor, Andi Sumardi, Kamis (30/4/2026).

Baca juga  KNPI Kecamatan Tenjo Gelar Dialog tentang Pembangunan Wilayah

Penanganan dilakukan oleh TRC BPBD Kabupaten Bogor bersama Damkar Sektor Parungpanjang, Satpol PP Kecamatan Tenjo, aparat desa, serta warga setempat. Tim melakukan penyedotan air dari rumah warga, kaji cepat, analisis lokasi, serta memberikan edukasi kebencanaan.

BPBD mencatat kebutuhan mendesak warga terdampak antara lain logistik tanggap darurat, selimut, serta kebutuhan untuk balita usia 2 dan 4 tahun.

Hingga Rabu malam, kondisi banjir di lokasi dilaporkan telah surut. BPBD mengimbau warga untuk tetap waspada terhadap potensi hujan susulan dan menjaga kebersihan sungai guna mencegah banjir terulang. [] Fahry

Klik untuk berkomentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

To Top