Kota Bogor

Gedung Cagar Budaya Denkesyah Bogor Direstorasi, Struktur Utama dan Fasad Tetap Dipertahankan

BOGOR-KITA.com, BOGOR – Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor memulai pembangunan kembali Gedung Detasemen Kesehatan Wilayah (Denkesyah) 03.04.01 Bogor yang sempat terbakar pada 2023 lalu.

Pembangunan tersebut ditandai dengan pelaksanaan groundbreaking pada Kamis (11/6/2026).

Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim mengatakan, proses pembangunan kembali gedung tersebut telah melalui tahapan yang cukup panjang, terutama dalam memfinalisasi anggaran.

“Alhamdulillah hari ini, setelah sekian lama kita mencoba memfinalisasi masalah anggaran untuk pembangunan kembali Denkesyah yang terbakar beberapa waktu lalu, hari ini kita mulai groundbreaking,” kata Dedie.

Ia berharap, dalam waktu lima bulan ke depan gedung tersebut sudah dapat kembali digunakan untuk menunjang operasional Denkesyah Wilayah Bogor.

Baca juga  Gebyar PKBM Bogor Timur, Pemkot Bogor Gratiskan Pendidikan Paket hingga Lulus

Menurut Dedie, Pemkot Bogor semula mengalokasikan anggaran sekitar Rp4 miliar untuk pembangunan tersebut. Namun, melalui proses lelang, didapatkan penawaran terendah sebesar Rp3,7 miliar dari penyedia jasa yang memenuhi spesifikasi dan menawarkan nilai paling ekonomis.

“Insyaallah dengan nilai seperti itu, bangunan bisa kembali berdiri utuh dan bisa dimanfaatkan oleh Komandan Denkesyah Kota Bogor,” ujarnya.

Dedie menjelaskan, proses restorasi bangunan dilakukan dengan tetap memperhatikan ketentuan pelestarian cagar budaya. Berdasarkan hasil komunikasi dan diskusi dengan Tim Ahli Cagar Budaya (TACB), sejumlah bagian penting bangunan akan tetap dipertahankan.

“Sesuai dengan syarat dan ketentuan bangunan cagar budaya, struktur utama dan fasad masih dipertahankan. Material lainnya disesuaikan, tetapi tidak boleh mengubah bentuk bangunan awal,” jelasnya.

Baca juga  BPJS Ketenagakerjaan Bogor Kota Berikan Santunan Rp42 Juta untuk Anggota Tagana

Sementara itu, Komandan Denkesyah 03.04.01 Bogor, Letkol Ckm dr. Hadi Zulkarnain, M.Ked (Cardio), mengatakan proses perencanaan pembangunan dan restorasi sebenarnya telah berjalan sejak tahun lalu.

“Ini memang sudah berproses dari tahun lalu. Namun, pada bulan ini perencanaan pembangunan dan restorasi Denkesyah bisa dilakukan,” ungkapnya.

dr. Hadi menegaskan, setelah selesai direstorasi, gedung tersebut akan kembali difungsikan sebagai kantor atau markas Denkesyah Bogor.

“Pada awalnya gedung ini memang digunakan sebagai kantor markas Denkesyah Bogor, dan nantinya akan kembali digunakan sebagai markas Denkesyah Bogor,” pungkasnya. [] Ricky

Klik untuk berkomentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

To Top