Regional

Produktifkan Lahan, Kebun Pangan Madaya Dorong Sumber Pangan Keluarga

BOGOR-KITA.com, SUKABUMI, – Peluncuran Kebun Pangan Madaya sebuah gerakan pemberdayaan masyarakat yang mendorong pemanfaatan lahan rumah, pekarangan kantor, kebun komunitas hingga lahan produktif yang belum optimal, menjadi sumber pangan keluarga sekaligus sumber ekonomi baru. Program tersebut mengintegrasikan aspek ketahanan pangan, pelestarian lingkungan, peningkatan pendapatan keluarga, dan edukasi pertanian yang mudah diterapkan oleh masyarakat.

Data 2026, lingkungan hijau produktif yang digagas oleh Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa melalui program Kebun Sehat Masyarakat untuk Ketahanan Pangan Berkelanjutan telah tersebar di 10 Provinsi, yakni Aceh, Sumsel, Banten, Jabar, Jateng, Kalteng, NTB, NTT, Sulsel dan Papua. Mencakup 13 titik kebun komunitas, dengan 247 skala rumah tangga. Program tersebut telah melibatkan 765 penerima manfaat dan 124 kader dengan 100 % dukung pemberian makanan tambahan dari pangan lokal.

Baca juga  Komisi IV DPRD Jabar Tinjau Terminal Tipe B Ciledug, Kabupaten Cirebon

Tantangan dalam pemenuhan program Kebun Pangan Madaya meliputi kepastian status lahan, komitmen pengelola, dan faktor lingkungan. Sehingga memerlukan penguatan kelembagaan serta legalitas lahan untuk menjaga keberlangsungan program.

Disisi lain Dedi Yuda perwakilan dari Camat Cicurug mengatakan, “Kebun Pangan merupakan program yang di dorong pemerintah untuk pemenuhan gizi dan peningkatan ekonomi masyarakat. Kami menilai program ini sejalan dengan pemerintah, sehingga harus didukung penuh terutama untuk peningkatan ekonomi berbasis masyarakat.

Melalui program peluncuran kebun pangan madaya diharapkan membangun sebuah ekosistem pemberdayaan yang melibatkan pendampingan budidaya, penguatan kelembagaan masyarakat, pengembangan usaha berbasis hasil pertanian hingga pembukaan akses pasar. Dengan demikian, masyarakat memperoleh manfaat yang lebih luas berupa peningkatan pendapatan, kualitas konsumsi pangan, serta kemampuan mengelola sumber daya yang dimiliki secara mandiri.

Baca juga  Komisi II DPRD Jawa Barat Terima Audiensi BPSK Terkait Kesejahteraan Pegawai

“Pada kesempatan ini, Dompet Dhuafa terus meluaskan kebermanfaatan program pemberdayaan sekaligus menguatkan ketahanan pangan. Di Pesantren Tahfiz Green Lido (PTGL) ini, menjadi salah satu titik penanda bergulirnya program Kebun Pangan Madaya selain itu agenda ini merupakan rangkaian milad ke 33 tahun Dompet Dhuafa. Mengingat di sejumlah kota kami juga gulirkan serempak program tersebut dengan melibatkan para relawan dan masyarakat setempat. Bismillah, kita hadirkan Kebun Pangan Madaya, untuk para petani berdaya di tanah sendiri,” ungkap Ahmad Juwaini, dalam peluncuran Kebun Pangan Madaya di PTGL Dompet Dhuafa, Sukabumi, Jawa Barat, Jumat (24/7/2026).

Tusih (54) salah satu penerima manfaat dari program Kebun Pangan Madaya mengatakan, selama ini dengan adanya program kebun pangan di PTGL, Alhamdulillah dapat bermanfaat secara langsung bagi kami dan keluarga. Selain dapat pemenuhan langsung dari pangan juga ekonomi dari penjualan pangan tersebut.

Baca juga  Kapolres Majalengka : Warga Dapat Laporkan Kejadian Kriminal Melalui Aplikasi E PMR
Klik untuk berkomentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

To Top