Presiden Tiongkok Xi Jinping Kunjungi Wuhan, Selasa (10/3/2020) pagi.

Cina Klaim Sukses Uji Coba Vaksin Corona, Diproduksi September 2020

BOGOR-KITA.com, BOGOR – Cina mengklaim telah berhasil menguji coba vaksin corona kepada manusia dan akan diproduksi September atau Nopember 2020, selanjutnya dibagikan secara gratis kepada negara-negara berkembang, terutama negara-negara Selatan.

Profesor Wei Chen dari Institut Bioteknologi Beijing dalam sebuah pernyataan, Selasa (26/5/2020), mengatakan, hasil tersebut merupakan tonggak penting, di mana percobaan dosis tunggal Ad5-nCoV dapat menghasilkan vaksin khusus virus dan Sel T dalam 14 hari.

Dikatakan, hasil uji coba vaksin yang dilakukan Cina, telah mendapatkan hasil yang cukup aman dan diperkirakan efektif untuk menghadapi virus Covid-19. Dari 108 orang dewasa yang sehat diberi dosis Covic-19 vektor adenovirus tipe 5 (Ad5-nCoV) selama masa percobaan, hasilnya cukup memuaskan.

Obat yang digunakan jenis flu biasa (adenovirus) yang melemah untuk mengirimkan materi genetik yang “mengkode” dirinya menemukan protein dalam SARS-CoV-2-virus yang menyebabkan Covid-19. Kemudian, sel-sel kode ini menuju ke kelenjar getah bening di mana sistem kekebalan menciptakan antibodi yang dapat mengenali virus dan menyerangnya.

Penemuan yang cukup menggembirakan itu mendorong Presiden Cina XI untuk membuat vaksin coronavirus secara besar-besar dalam beberapa bulan ke depan. Ini sesuai dengan pidatonya secara virtual di depan WHO yang berpusat di Swiss, 18 Mei 2020 lalu,  di mana Xi menyerukan kerja sama internasional yang lebih besar dalam memerangi pandemi. Dia juga mengatakan Cina akan menyediakan 2 miliar dolar AS selama dua tahun untuk mendukung perjuangan ini.

“Pengembangan dan penyebaran vaksin Covid-19 di Cina, jika tersedia, akan dijadikan barang publik global, yang akan menjadi kontribusi Cina untuk memastikan aksesibilitas dan keterjangkauan vaksin di negara-negara berkembang,” kata Xi melalui video.

Janji Xi untuk membuat vaksin apa pun tersedia secara universal, datang di tengah meningkatnya kekhawatiran bahwa negara-negara akan mengutamakan kepentingan nasional dalam upaya mendapatkan suntikan pelindung, yang dipandang sebagai kunci untuk membuat ekonomi dunia bergerak kembali.

Uni Eropa sendiri berkehendak sama dan mengusulkan kepada WHO perlunya semua negara memiliki akses cepat untuk memperoleh vaksin baru guna memerangi pandemi Covid-19.

Di antara lusinan proyek vaksin yang sedang berlangsung di seluruh dunia, Cina sudah memiliki lima kandidat dalam uji coba manusia. Diperkirakan vaksin yang lebih efektif memerangi Covid-19 baru bisa diproduksi secara massal pada September atau November tahun ini. [] Anto/dari berbagai sumber



Bogor-Kita.com - Sejak 2010


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *