Kab. Bogor

Lahan Bekas PKL Sodetan Pasar Cisarua Belum Dimanfaatkan, Warga Khawatir Digunakan Lagi

BOGOR-KITA.com, CISARUA — Lahan bekas lapak pedagang kaki lima (PKL) di area sodetan pintu masuk Pasar Cisarua dilaporkan belum dimanfaatkan secara optimal pasca pembongkaran pada 2025.

Pantauan di lokasi, lahan tersebut saat ini ditanami tanaman pucuk merah dalam pot berukuran besar. Namun, sebagian warga menilai kondisi tersebut masih berpotensi dimanfaatkan kembali oleh PKL.

Warga setempat, Ifan Rifai, mengatakan lahan tersebut sebaiknya segera ditata agar memiliki fungsi yang jelas, seperti dijadikan taman atau area pedestrian.

“Kalau tidak segera dimanfaatkan, ada kemungkinan pedagang kembali menggunakan lokasi itu,” ujar Ifan, Rabu (29/4/2026).

Ia menambahkan, pembongkaran lapak PKL di area tersebut sebelumnya telah beberapa kali dilakukan.

Baca juga  Pemdes Citeko Bisa Serap Tenaga Kerja Terdampak Pandemi Berkat Samisade

“Berdasarkan pengalaman sebelumnya, lokasi itu bisa kembali ditempati jika tidak segera ditata,” katanya.

Pendapat serupa disampaikan warga lainnya, Arif Budiman. Ia menilai pembongkaran seharusnya diikuti dengan penataan yang berkelanjutan.

“Penataan perlu segera dilakukan agar fungsi lahan jelas dan tidak kembali digunakan secara tidak teratur,” ujarnya.

Sementara itu, Lurah Cisarua, Heru Hendrawan, menyampaikan bahwa area pintu masuk Pasar Cisarua telah masuk dalam rencana penataan pada 2026.

“Desain penataan sudah tersedia di kecamatan. Untuk pelaksanaan, saat ini masih menunggu waktu, namun direncanakan berlangsung tahun ini,” kata Heru.

Ia berharap lahan tersebut dapat segera dimanfaatkan sesuai rencana agar tidak menimbulkan persoalan serupa di kemudian hari.

Baca juga  Berdiri di Lahan Terbuka Hijau, Puluhan Kios di Pasar Cisarua Akan Dibongkar

“Kami berharap penataan bisa segera direalisasikan sehingga fungsi lahan menjadi jelas dan tertata,” pungkasnya.[] Danu

Klik untuk berkomentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

To Top