Kota Bogor

Kirab Festival Merah Putih 2026 Libatkan 1.250 Pembawa Bendera

BOGOR-KITA.com, BOGOR – Ribuan peserta dari berbagai unsur masyarakat ikut ambil bagian dalam semarak Festival Merah Putih (FMP) 2026.

Lima rangkaian Bendera Merah Putih diarak bersama-sama oleh peserta yang berasal dari TNI, Polri, pelajar, marching band, komunitas hingga berbagai elemen masyarakat Kota Bogor.

Ketua FMP 2026, Syahril M. Said, mengatakan kirab menjadi salah satu kegiatan yang memiliki makna penting dalam rangkaian peringatan HUT ke-81 Republik Indonesia.

Menurutnya, kegiatan tersebut tidak hanya menghadirkan kemeriahan, tetapi juga menjadi pengingat bagi masyarakat terhadap perjuangan yang telah dilakukan para pendahulu bangsa dalam merebut dan mempertahankan kemerdekaan.

“Acara Festival Merah Putih tahun ini ada 17 kegiatan. Salah satu kegiatan yang ramai dikunjungi kira-kira Kirab ini. Acara ini mengingatkan kita pada perjuangan bangsa yang telah dilakukan oleh pendahulu-pendahulu kita,” ujar Syahril usai kirab bendera pada Minggu (9/8/2026)

Baca juga  Buka Rapat Dewan Pembina, Dedie : SEAMEO BIOTROP Beri Banyak Manfaat

Ia menilai kehadiran generasi muda dalam kegiatan tersebut menjadi bagian penting dari keberlanjutan semangat kebangsaan. Syahril berharap momentum FMP dapat mendorong anak-anak muda, khususnya generasi Z, untuk lebih peduli terhadap perkembangan Kota Bogor.

“Kita berharap pada saat inilah anak-anak muda yang banyak datang. Jadi generasi-generasi muda, Gen Z itu, kita berharap lebih aktif untuk melindungi kotanya, melihat peluang apa yang ada di kotanya, supaya Kota Bogor di tahun-tahun ke depan lebih bagus lagi daripada tahun sekarang,” katanya.

Dalam pelaksanaannya, setiap rangkaian Bendera Merah Putih dibawa sekitar 250 orang. Dengan lima rangkaian, terdapat sekitar 1.250 peserta yang secara khusus terlibat membawa bendera sepanjang rute kirab.

Baca juga  Perkuat Toleransi, Komnas HAM Ajak Bima Arya Hadiri WHRCF di Gwangju

Jumlah tersebut belum termasuk peserta lainnya yang tergabung dalam enam marching band serta sekitar 60 elemen masyarakat yang turut memeriahkan kegiatan.

Lima rangkaian bendera yang diarak juga memiliki filosofi khusus. Masing-masing merepresentasikan lima sila dalam Pancasila, sehingga kirab tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi juga membawa pesan kebangsaan.

“Setiap rangkaian di acara ini ada lima rangkaian yang melambangkan sila dari Pancasila. Jadi satu bendera itu dipegang oleh sekitar 250 orang. Ada lima, itu saja sudah 1.250, belum yang lain, yang marching band dan elemen-elemen masyarakat yang ikut serta,” jelas Syahril.

Syahril menyebut Kirab Merah Putih menjadi salah satu agenda puncak FMP 2026. Meski demikian, rangkaian kegiatan FMP masih akan berlanjut dengan agenda lainnya.

Baca juga  Dedie Rachim Apresiasi Antusiasme Warga di Festival Merah Putih

Salah satu kegiatan yang telah dijadwalkan yakni Festival Kopi Legendaris yang akan berlangsung di kawasan Sempur pada 21 hingga 23 Agustus 2026.

“Ini salah satu acara puncak. Tapi nanti acara puncak lagi ada Festival Kopi Legendaris di Sempur dilaksanakan pada tanggal 21 sampai 23 Agustus ini. Kami berharap teman-teman bisa ikut serta dan nanti bisa menikmati kopi-kopi legendaris di seluruh Kota Bogor,” tutupnya. [] Ricky

Klik untuk berkomentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

To Top