Usai MTQ ke-45, Kota Bogor Siapkan 58 Juara Menuju MTQ Jawa Barat
BOGOR-KITA.com, BOGOR – Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-45 tingkat Kota Bogor Tahun 2026 telah berakhir pada Jumat (25/9/2026).
Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor selanjutnya memfokuskan perhatian pada pembinaan para juara untuk menghadapi kompetisi di tingkat Provinsi Jawa Barat.
Sebanyak 58 peserta yang meraih juara dari berbagai cabang dan bidang akan dipersiapkan menjadi bagian dari kafilah Kota Bogor pada MTQ tingkat Jawa Barat yang dijadwalkan berlangsung April 2027.
Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bogor, Denny Mulyadi, mengatakan capaian para peserta dalam MTQ tingkat kota menunjukkan adanya potensi yang harus terus dikembangkan.
Ia menyebut kemampuan yang ditunjukkan selama empat hari pelaksanaan MTQ menjadi modal bagi Kota Bogor untuk menghadapi kompetisi di tingkat yang lebih tinggi.
“Alhamdulillah MTQ ke-45 tingkat Kota Bogor resmi ditutup. Selama empat hari para peserta menunjukkan potensinya yang juga menjadi potensi Kota Bogor untuk bersaing di MTQ tingkat Provinsi Jawa Barat, bahkan nasional,” kata Denny saat penutupan MTQ di Pusat Pengembangan Islam Bogor (PPIB), Jalan Pajajaran, Kota Bogor, Jumat (25/9/2026).
Menurut Denny, pembinaan menjadi tahapan penting setelah para peserta menyelesaikan kompetisi di tingkat kota. Para juara diharapkan tidak hanya mempertahankan kemampuan yang dimiliki, tetapi juga terus meningkatkan kualitas sebelum tampil di tingkat provinsi.
Denny meminta Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Kota Bogor memastikan proses pembinaan berjalan secara berkelanjutan.
“Para juara harus terus dibina dan meningkatkan kemampuan agar bisa berprestasi ketika mengikuti MTQ tingkat Provinsi Jawa Barat maupun tingkat nasional,” ujarnya.
Ke-58 juara tersebut berasal dari enam kecamatan di Kota Bogor. Mereka selanjutnya akan dipersiapkan untuk mengikuti MTQ tingkat Jawa Barat yang berlangsung pada April 2027.
Selain itu, Pemkot Bogor juga menjadikan pelaksanaan MTQ ke-45 sebagai bahan evaluasi. Sejumlah aspek akan ditinjau kembali, termasuk tata kelola, konsep penyelenggaraan, publikasi, serta partisipasi masyarakat.
Denny mengatakan evaluasi diperlukan agar penyelenggaraan MTQ di Kota Bogor dapat terus berkembang dari tahun ke tahun.
“Kita sama-sama evaluasi agar dari tahun ke tahun harus ada peningkatan pelaksanaan, sehingga hasilnya berkualitas dan gaungnya luar biasa,” pungkasnya. [] Ricky
