Kab. Bogor

Tumpukan Diduga Limbah di Parung-Gunungsindur Sebabkan Bau Menyengat dan Mata Perih

BOGOR-KITA.com, BOGOR – Tumpukan material yang diduga sampah atau limbah ditemukan di sebuah lahan kosong di pinggir jalan raya Parung-Gunungsindur, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Keberadaan material tersebut dikeluhkan warga karena menimbulkan bau menyengat dan membuat mata terasa perih.

Tumpukan tersebut berada di seberang gudang Alfa Parung dan terlihat dari jalan raya. Menurut keterangan warga, material itu mulai terlihat pada Selasa malam, 22 September 2026.

“Posisinya di seberang gudang Alfa Parung. Dari jalan raya juga terlihat jelas. Lokasinya di lahan kosong yang mau dibangun ruko,” kata Wongli, seorang pekerja yang beraktivitas tidak jauh dari lokasi, Kamis (24/9/2026).

Menurut Wongli, keberadaan tumpukan tersebut kemudian menjadi perhatian warga yang tinggal di sekitar lokasi.

Baca juga  Januari 2020, Pemkab Bogor Mulai Kaji Perda Penghambat Kinerja 

“Katanya warga sekitar, tumpukan tersebut menebarkan bau tidak sedap dan membuat mata perih,” ujarnya.

Keluhan serupa disampaikan Fikri, warga yang tinggal tidak jauh dari lokasi. Ia mengaku mencium bau menyengat dari arah tumpukan tersebut.

“Tidak tahu isinya apa. Tapi jumlah tumpukannya banyak. Baunya tidak sedap, seperti bau urea atau pestisida. Mata juga terasa perih,” kata Fikri.

Jenis Material Belum Terverifikasi

Hingga berita ini ditulis, belum diketahui secara pasti jenis maupun kandungan material yang berada di lokasi. Informasi bahwa material tersebut berasal dari wilayah Karawang juga masih berdasarkan keterangan warga dan belum mendapatkan konfirmasi dari pihak yang membawa atau membuang material tersebut.

Baca juga  Corona Kabupaten Bogor: Positif 40, Sembuh 34, Meninggal Tetap Nihil

Belum diperoleh keterangan dari pemilik lahan maupun pihak yang diduga bertanggung jawab atas keberadaan tumpukan tersebut.

Konfirmasi kepada pengurus lingkungan dan instansi terkait juga masih diupayakan untuk mengetahui asal-usul material, jenis kandungan, serta status keberadaannya di lokasi tersebut.

Warga berharap pihak berwenang dapat melakukan pengecekan terhadap material tersebut, terutama untuk memastikan apakah tumpukan itu merupakan sampah biasa atau termasuk limbah yang berpotensi menimbulkan dampak terhadap lingkungan dan warga sekitar.[] Fahry

Klik untuk berkomentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

To Top