FMP 2026 Berakhir, Semangat Relawan dan Regenerasi Jadi Modal Festival Merah Putih 2027
BOGOR-KITA.com, BOGOR – Festival Merah Putih (FMP) 2026 resmi menutup seluruh rangkaian kegiatannya setelah berlangsung selama Agustus 2026.
Closing Ceremony FMP 2026 tersebut digelar di Lanud Atang Sendjaja (ATS), Kabupaten Bogor, Minggu (30/8/2026).
Selama penyelenggaraan, FMP 2026 menghadirkan 18 kegiatan yang melibatkan berbagai unsur masyarakat, pemerintah daerah, TNI-Polri, tokoh masyarakat, hingga generasi muda.
Tak sekadar menjadi rangkaian perayaan kemerdekaan, FMP juga menjadi ruang untuk menumbuhkan rasa nasionalisme dan kecintaan terhadap Tanah Air.
Ketua Panitia FMP 2026, Syahril M. Said, mengatakan keberhasilan seluruh rangkaian kegiatan tidak terlepas dari dukungan banyak pihak serta kerja keras para relawan.
Menurutnya, persiapan FMP telah dilakukan jauh sebelum kegiatan dimulai. Panitia membutuhkan waktu sekitar dua bulan untuk mempersiapkan seluruh rangkaian acara, sebelum kemudian dilaksanakan selama satu bulan penuh.
“Acara ini sungguh-sungguh membutuhkan energi yang luar biasa. Karena acara ini kami persiapkan hampir tiga bulan, dua bulan kami persiapan, satu bulan kami melaksanakannya,” ujar Syahril.
Ia menyebut ratusan relawan menjadi bagian penting dalam perjalanan FMP 2026. Mereka turut bekerja dan menyumbangkan tenaga tanpa memperoleh bayaran.
“Ratusan relawan dengan semangat yang membara. Relawan ini tidak pernah kami bayar Rp1 rupiah pun. Jadi mereka datang dengan semangat yang membara, bagaimana memajukan Kota Bogor dan memajukan Indonesia,” ungkapnya.
Syahril juga memastikan Festival Merah Putih tidak berhenti setelah penyelenggaraan tahun ini. FMP akan kembali digelar pada 2027 dengan harapan dapat menghadirkan rangkaian kegiatan yang lebih banyak dan semakin baik.
“Tiap tahun pasti akan kami adakan. Tahun ini ada 18 acara yang telah kami laksanakan. Tahun depan kami berharap dukungan, saran maupun masukan dari Pak Wali Kota dan seluruh masyarakat Kota Bogor,” katanya.
Ia berharap masukan dari berbagai pihak dapat menjadi bahan evaluasi untuk meningkatkan kualitas penyelenggaraan FMP 2027.
“Kalau bisa lebih banyak lagi acara yang kita laksanakan, kita tingkatkan Festival Merah Putih tahun 2027,” ucapnya.
Sementara itu, Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim melihat keberlanjutan FMP tidak hanya bergantung pada kegiatan yang digelar setiap tahun. Menurutnya, regenerasi menjadi faktor penting agar semangat yang telah dibangun sejak awal dapat terus diteruskan.
Dedie menyebut FMP yang kini memasuki penyelenggaraan ke-11 telah mulai melahirkan generasi kedua yang ikut mengambil bagian dalam pelaksanaan festival.
“Para senior ini sudah meletakkan dasar. Jadi modalitasnya sudah ada. Pelaksanaan sampai FMP yang ke-11 ini sekarang sudah menghasilkan generasi kedua,” kata Dedie.
Ia pun mendorong agar keterlibatan generasi muda diperluas. Dengan demikian, semakin banyak anak muda yang memiliki pengalaman dan kepedulian untuk meneruskan kegiatan tersebut di masa depan.
“Ke depan saya juga minta tentu semakin luas kalangan generasi muda untuk juga dilibatkan sejak awal,” ujarnya.
Dedie menilai semangat tersebut sejalan dengan motto Kota Bogor, Dinu Kiwari Ngancik Nu Bihari, Seja Ayeuna Sampureun Jaga. Menurutnya, generasi saat ini memiliki tanggung jawab untuk meneruskan apa yang telah dibangun oleh para pendahulu kepada generasi berikutnya.
“Orang Bogor itu harus bisa nanti membuat generasi, membuat kader-kader, membuat anak-anak muda juga mau ikut terlibat,” tuturnya.
Ia berharap sinergi antara pemerintah, Forkopimda, organisasi perangkat daerah, BUMD, tokoh masyarakat, tokoh agama, serta berbagai elemen masyarakat dapat terus diperkuat dalam penyelenggaraan FMP.
Komandan Lanud Atang Sendjaja, Marsekal Pertama TNI A. Ferdinand Picaulima menilai seluruh rangkaian FMP 2026 telah memberikan kontribusi dalam meningkatkan rasa cinta tanah air.
Ia mengapresiasi kerja keras panitia yang selama satu bulan menjalankan berbagai kegiatan dengan mengusung semangat kebangsaan.
“Satu bulan ini Ketua Panitia betul-betul berjibaku untuk melaksanakan berbagai kegiatan dalam rangka meningkatkan rasa cinta tanah air. Saya fokus kepada rasa cinta tanah air itu,” katanya.
Ia melihat kegiatan FMP 2026 semakin berkembang dan mampu melengkapi rangkaian kegiatan yang telah dilaksanakan pada tahun-tahun sebelumnya.
“Saya melihat kegiatan-kegiatan tersebut sangat luar biasa, saling melengkapi dengan kegiatan-kegiatan FMP terdahulu, semakin menyempurnakan,” ujarnya.
Ia pun berharap kolaborasi yang telah terbangun dapat terus dilanjutkan dan ditingkatkan. Ia ingin FMP ke depan mampu menjangkau lebih banyak masyarakat dengan kegiatan yang semakin berkualitas.
“Kita dapat berkolaborasi lagi untuk dapat meningkatkan level dari kegiatan FMP kita supaya semakin membumbung tinggi ke depannya,” pungkasnya. [] Ricky
