Terhambat one way di Puncak, Satlantas Polres Bogor kawal warga menuju RS Ciawi, Sabtu (30/11/2019).

Darurat Melahirkan Terjebak One Way di Puncak, Bupati Bogor: Ini Hal Serius

BOGOR-KITA.com, CIBINONG – Peristiwa mana seorang ibu warga Puncak yang darurat hendak melahirkan tetapi kendaraannya terjebak dan tidak bisa turun menuju RS Ciawi akibat one way, mendapat sorotan banyak kalangan, tidak terkecuali Bupati Bogor Ade Yasin.

“Ini hal serius,” tulis Ade Yasin di akun media sosialnya, Minggu  (1/12/2019).

Sebelumnya, BOGOR-KITA.com memberitakan, peristiwa itu terjadi Sabtu (30/11/2019). Ketika itu jarum jam menunjukkan pukul 10.40 WIB. Mobil yang dikendarai oleh Kiki (35 tahun) warga Citeko Puncak hendak membawa istrinya, Dewi yang akan melakukan persalinan.

Pada jam itu situasi di Jalur Puncak sedang one way arah ke atas atau satu arah dari Jakarta menuju Puncak. Sehingga kendaraan yang membawa Dewi tidak dapat mengarah turun menuju RSUD Ciawi.

Untung personel Satlantas Polres Bogor, sigap. Mengetahui ada warga yang membutuhkan bantuan, Kanit Turjawali Sat Polres Bogor Ipda Danny Sutarman., S. Tr. K beserta anggota Satlantas berinisiatif membantu mengawal dan membawa Dewi ke RSUD Ciawi.

Sekitar pukul 11.20 wib tiba di RSUD dan langgsungg dilakukan penanganan medis oleh pihak RSUD Ciawi.

“Ini hal serius. Pembangunan jalur puncak 2 harus segera dilakukan, jalur alternatif yang disebut Poros Tengah Timur tersebut diperlukan untuk memecah kemacetan lalu lintas di kawasan Puncak yang kian parah, terutama pada akhir pekan,” kata Ade Yasin.

Pemerintah Kabupaten Bogor, imbuh Ade Yasin, terus berupaya untuk mendorong pemerintah provinsi dan pemerintah pusat mewujudkan jalur Poros Tengah-Timur, agar kejadian-kejadian serupa tidak terulang. [] Hari

 



Bogor-Kita.com - Sejak 2010


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *