Nasional

Almisbat Soal 1 Tahun Jokowi-Maruf Amin: 3 Catatan 2 Rekomendasi

BOGOR-KITA.com, JAKARTA – Almisbat atau Aliansi Masyarakat Sipil untuk Indonesia Hebat, organisasi relawan Joko Widodo (Jokowi), membuat catatan dan menyampaikan rekomendasi terkait satu tahun pemerintahan  Jokowi-Maruf Amin tanggal 20 Oktober 2020.

Dalam rilis yang diteken Ketua Umum Almisbat Hendrik Dikson Sirait, Almisbat membuat catatan dalam tiga hal. Pertama, terkait konsolidasi demokrasi dan corak pemerintahan dalam kaitannya degan partisipasi publik. Kedua, terkait komunikasi politik. Ketiga, terkait kinerja pemerintahan Jokowi.

Terkait konsolidasi demokrasi Almisbat menilai, sosok Jokowi yang nota bene berasal dari luar lingkaran elit politik Indonesia dan terbebas dari beban masa lalu, merupakan representasi yang tepat untuk memastikan proses transisi dan konsolidasi demokrasi berlangsung dengan meyakinkan.

Namun di sisi lain Almisbat menilai politik akomodasi dalam rangka stabilitas politik dan corak government-centris dalam proses pengambilan kebijakan, secara perlahan menyebabkan hilangnya semangat tata kelola partisipatoris yang awalnya menjadi magnet bagi para pendukung tradisional, termasuk relawan dan masyarakat pada umumnya.

“Ini tercermin dari revisi UU Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), ide tentang food estate dan yang terkini adalah Omnibus Law UU Cipta Kerja,” tulis rilis Almisbat.

Baca juga  BOGOR-KITA.com dan Universitas Pakuan Gelar Seminar Satu Tahun Kepemimpinan Bima -Usmar

Terkait komunikasi politik, Almisbat menilai, selama setahun terakhir ini, komunikasi politik terlihat menjadi salah satu titik terlemah pemerintah. Komunikator pemerintah gagal dan nampak kedodoran meluruskan informasi dan misinformasi di ranah publik yang begitu masif.

Akibat proses deliberasinya yang tidak berjalan mulus, maka tak terhindarkan bila penolakan dari berbagai pemangku kepentingan strategis muncul secara bersamaan.

Terkait pembangunan, Almisbat mengapresiasi sejumlah capaian strategis selama lima tahun terakhir, seperti pengembangan konektifitas melalui pembagunan infrasruktur serta  maritim, reformasi agraria melalui program perhutanan sosial, reformasi di bidang energi dan green economy.

Pada bagian akhir, Almisbat mengajukan 2 rekomendasi:

1.Merekomendasi agar langkah presiden efektif, maka penting bagi Presiden untuk fokus pada penanganan pandemi Covid 19 dan pemulihan ekonomi dalam jangka pendek, serta pada beberapa program strategis yang dapat dijadikan legacy dalam konteks perubahan yang lebih luas di Indonesia pasca 2024, sebagaimana yang tertuang dalam kampanye Pilpres 2019 dan di dalam Nawacita sebelumnya.

2.Merekomendasi agar Presiden menempatkan atau dibantu oleh orang-orang yang tepat pada empat tahun sisa pemerintahannya hingga 2024. Karena itu, Presiden sebaiknya segera mengganti para pembantunya yang terbukti tidak bisa mendukung gerak, langgam dan gaya Presiden terutama yang terkait dengan urusan komunikasi politik/publik.

Baca juga  Gambus Peringati Satu Tahun Bima-Usmar dengan Tasyakuran dan Ngawangkong

“Demikian catatan sekaligus evaluasi satu tahun pemerintahan Jokowi dan Ma’ ruf Amin. Catatan ini di maksudkan sebagai masukan kritis sebagai bagian dari loyalitas dan upaya Almisbat  menjaga pemerintahan Jokowi -Ma’ruf Amin,” kata Hendrik Dikson. [] Admin

Klik untuk berkomentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

2 + 2 =

Terpopuler

To Top