Regional

Warga Parung Panjang Tagih Portal Sesuai Janji Wagub Jabar

Truk Tonase

BOGOR-KITA.com – Warga yang tinggal di perbatasan jalur lintas Jalan Raya Mohamad Toha, Desa Parung Panjang, Kecamatan Parung Panjang, menagih janji Pemerintah Provinsi Jawa Barat yang dilontarkan Wakil Gubernur, Deddy Mizwar, beberapa waktu lalu, terkait rencana pembuatan portal di jalur tersebut.

Desakan ini kian menguat setelah warga menilai, belakangan ini, volume kendaraan tonase semakin padat. Padahal, sebelumnya, atau tepatnya pada Agustus 2014 lalu, ribuan warga dari 11 desa yang tinggal di lintasan truk-truk tersebut sudah melakukan aksi demo besar-besaran memprotes  hilir mudik kendaraan pengangkut material tambang itu.

“Dalam waktu 24 jam, truk tronton tak henti-henti melintasi jalan ini, sehingga kenyamanan warga sekitar sangat tergangu, karena selain menghasilkan debu, truk tersebut mengeluarkan suara bising,” ujar Sulaeman (42) warga Desa Parung Panjang saat ditemui PAKAR di pinggir Jalan Raya Muhammad Toha, Rabu (14/1).

Dikatakan Sulaeman lagi, hingga saat ini warga masih menunggu janji yang pernah diucap Wagub  Jabar saat melakukan sidak ke lokasi itu. Sulaeman mengaku, mendengar langsung janji Wagub Jabar yang akan membatasi kendaraan besar dengan cara pemortalan.

Baca juga  Terbaik Membayar PBB, Usmar Apresiasi Warga RT 02 RW 06 Kelurahan Cikaret

 “Dalam satu hari jalan ini dilintasi hampir tiga ribu truk dengan muatan mencapai 40 ton. Mana janjinya, kata tanggal 3 Oktober 2014 akan langsung dipasang, tapi nyatanya belum juga sampai sekarang,” tambahnya.

Tak hanya soal portal, Sulaeman juga mengkiritisi lemahnya pengawasan Dinas Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (DLLAJ) Kabupaten Bogor yang dianggap tak serius memberlakukan jam operasional bagi kendaraan-kendaraan besar itu.

“Katanya truk-truk itu hanya boleh lewat pada jam 06.00-09.00 WIB dan 16.00-17.00 WIB. Tapi nyatanya, setiap jam dalam satu hari truk-truk besar itu masih saja melintasi jalan ini. Jadi bagaimana bisa nyaman disini,” keluhnya.

Sementara itu, Dori (45), warga Kampung Mulya RT 03 RW 04, Desa Parung Panjang, yang menjadi perwakilan warga yang berkesempatan bertemu langsung dengan Wagub  jabar ketika itu, mengaku sudah berkali-kali mengirimkan pesan singkat untuk menanyakan rencana pemortalan tersebut.

“Saya hanya menerima balasan langsung dari Wagub Jabarm bahwa portal itu akan dilakukan bulan ini dan akan  dilaksankan dengan anggaran yang sudah ditetapkan di APBD Provinsi Jawa Barat tahun 2015,” kata Dori sembari memperlihatkan pesan singkat yang dilayangkan Wagub kepadanya. [] Harian PAKAR/Admin

Baca juga  Ridwan Kamil: Ibu Adalah Guru Abadi Bagi Anak-anaknya
Klik untuk berkomentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

To Top