Selama Libur Panjang, 120 Ribu Kendaraan Padati Jalur Wisata Puncak
BOGOR-KITA.com, CIAWI — Selama libur panjang Kenaikan Isa Almasih, sebanyak 120 ribu kendaraan tercatat memasuki kawasan wisata Puncak, Kabupaten Bogor. Pada hari terakhir libur, kondisi lalu lintas di jalur Puncak terpantau relatif lancar dan terkendali.
Kasatlantas Polres Bogor, Afif Widhi Ananto mengatakan, volume kendaraan menuju kawasan wisata Puncak pada Minggu (17/5/2026) cenderung menurun dibandingkan hari-hari sebelumnya selama masa libur panjang.
“Karena arus kendaraan masih cukup landai, maka hari ini tidak dilakukan penerapan one way ke arah Puncak,” ujar Afif kepada wartawan, Minggu (17/5/2026).
Menurut dia, arus balik wisatawan diperkirakan mulai terjadi sejak Sabtu (16/5/2026). Berdasarkan data Satlantas Polres Bogor, sekitar 44 ribu kendaraan tercatat turun dari kawasan Puncak menuju arah Jakarta pada hari tersebut.
Afif menilai puncak arus balik kemungkinan telah terjadi sehari sebelumnya. Sementara itu, pada hari terakhir libur panjang, jumlah kendaraan wisatawan yang melintas mulai berkurang.
Meski demikian, kepolisian tetap memberlakukan sistem satu arah menuju Jakarta mulai pukul 12.00 WIB untuk memperlancar arus kendaraan dari kawasan wisata.
“Kami akan terus melihat perkembangan volume kendaraan menuju Jakarta setelah one way diberlakukan. Semuanya bersifat situasional,” katanya.
Ia juga mengungkapkan, lonjakan tertinggi kendaraan wisata terjadi pada Kamis (14/5/2026), bertepatan dengan hari pertama libur panjang Kenaikan Isa Almasih. Saat itu, jumlah kendaraan yang masuk ke kawasan Puncak mencapai sekitar 45 ribu unit atau meningkat 14 persen dibandingkan akhir pekan biasa.
Setelah hari pertama libur, jumlah kendaraan yang menuju kawasan Puncak berangsur menurun hingga akhir masa liburan.
Secara keseluruhan, sekitar 120 ribu kendaraan tercatat memasuki kawasan Puncak selama periode libur panjang. Hingga Minggu siang, sekitar 100 ribu kendaraan telah kembali menuju arah Jakarta.
“Masih ada sekitar 20 ribu kendaraan yang belum turun, sehingga kami fasilitasi dengan rekayasa one way ke arah bawah,” tandasnya. [] Danu
