Rudy Susmanto: Camat Merupakan Representasi Bupati dan Ujung Tombak Pembangunan di Wilayah
BOGOR-KITA.com, CIBINONG – Bupati Bogor Rudy Susmanto menegaskan camat merupakan representasi bupati di tingkat kecamatan sekaligus memiliki peran strategis dalam mendukung pelaksanaan pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat.
Pernyataan tersebut disampaikan Rudy saat memimpin rapat koordinasi bersama seluruh camat se-Kabupaten Bogor di Ruang Rapat Bupati Bogor, Aula Soekarno-Hatta, Pendopo Bupati Bogor, Senin (13/7/2026) malam.
Rapat koordinasi tersebut membahas penguatan sinergi antara Pemerintah Kabupaten Bogor dan pemerintah kecamatan dalam percepatan pembangunan daerah, peningkatan kualitas pelayanan publik, serta penyelesaian berbagai persoalan kewilayahan.
Dalam arahannya, Rudy mengatakan camat tidak hanya menjalankan fungsi administratif, tetapi juga berperan sebagai pemimpin di wilayah yang mampu menggerakkan pembangunan, menyerap aspirasi masyarakat, dan memfasilitasi penyelesaian berbagai persoalan.
“Camat adalah kepanjangan tangan bupati di wilayah. Harus menjadi motor penggerak pembangunan, memastikan program berjalan, dan hadir memberikan solusi bagi masyarakat,” kata Rudy.
Menurut Rudy, keberhasilan pembangunan Kabupaten Bogor bergantung pada koordinasi yang baik antara camat dengan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam), pemerintah desa dan kelurahan, tokoh masyarakat, serta para pemangku kepentingan di masing-masing wilayah.
Dalam forum tersebut, para camat menyampaikan sejumlah kondisi dan tantangan di wilayahnya, antara lain pembangunan infrastruktur, penataan ruang, pengelolaan lingkungan, pelayanan publik, hingga pengelolaan aset daerah.
Menanggapi hal tersebut, Rudy mengatakan Pemerintah Kabupaten Bogor terus mempercepat pelaksanaan sejumlah program strategis yang dinilai berdampak langsung bagi masyarakat. Di antaranya pembangunan Jalan Sirnagalih yang, menurut Rudy, akan segera direalisasikan.
Ia juga menyampaikan pemerintah daerah mendorong percepatan pembangunan Jalan Khusus Angkutan Tambang di wilayah Parung Panjang-Rumpin-Cigudeg, penyelesaian sejumlah ruas jalan strategis, pembangunan Jalan Citeureup-Sukamakmur, Jalan Transyogi-Sukaresmi, serta penyelesaian Jalan Bomang yang direncanakan dilanjutkan dengan pembangunan flyover pada tahun berikutnya.
Di sektor pendidikan, Rudy mengatakan pemerintah daerah berkomitmen meningkatkan pemerataan akses pendidikan melalui pembangunan sekolah unggulan, sekolah terintegrasi jenjang SD dan SMP, serta pembangunan Sekolah Rakyat di Kecamatan Jasinga sebagai bagian dari program strategis nasional.
Sementara itu, di bidang kesehatan, Pemerintah Kabupaten Bogor menargetkan cakupan Universal Health Coverage (UHC) mencapai 100 persen agar masyarakat memperoleh akses layanan kesehatan yang lebih merata.
Rudy juga menyampaikan pemerintah daerah berencana memperkuat pembangunan ruang publik melalui pembangunan sport center, universitas, dan alun-alun di sejumlah kecamatan.
Ia meminta seluruh camat menjadi agen perubahan di wilayah masing-masing melalui langkah-langkah yang terukur, kolaboratif, dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
Selain itu, Rudy menekankan pentingnya semangat gotong royong dalam menjaga Kabupaten Bogor melalui penataan lingkungan, kebersihan, serta penyelesaian persoalan kewilayahan dengan mengedepankan kepentingan masyarakat dan ketentuan yang berlaku.
“Persatuan adalah kekuatan terbesar bangsa ini. Dengan semangat kebersamaan, mari kita bergerak bersama mewujudkan Kabupaten Bogor yang semakin maju, nyaman, dan istimewa bagi seluruh masyarakat,” ujar Rudy.
Rapat koordinasi tersebut turut dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Bogor Ajat Rochmat Jatnika, para asisten sekretaris daerah, staf ahli bupati, kepala perangkat daerah, serta seluruh camat se-Kabupaten Bogor.[] Hari
