Kab. Bogor

Sejumlah Desa di Kabupaten Bogor Sebut Pembangunan 2026 Belum Berjalan Optimal

BOGOR-KITA.com, MEGAMENDUNG – Sejumlah pemerintah desa di Kabupaten Bogor menyatakan pelaksanaan pembangunan infrastruktur pada 2026 belum berjalan optimal karena masih menunggu pencairan bantuan keuangan (bankeu) infrastruktur dari Pemerintah Kabupaten Bogor. Menurut para kepala desa, kondisi tersebut juga dipengaruhi oleh berkurangnya alokasi Dana Desa sehingga ruang fiskal pemerintah desa menjadi lebih terbatas.

Akibatnya, sejumlah program pembangunan infrastruktur yang telah direncanakan belum dapat dilaksanakan karena masih menunggu kepastian pencairan anggaran.

Kepala Desa Gadog, Dedi Junaedi, mengatakan pembangunan di wilayahnya tahun ini tidak semasif beberapa tahun terakhir. Menurut dia, berkurangnya alokasi Dana Desa membuat ruang fiskal pemerintah desa untuk pembangunan infrastruktur menjadi lebih terbatas.

Baca juga  Kebijaksanaan Kepala Desa Kunci Sukses Pembangunan Desa

“Sampai saat ini program bantuan keuangan juga belum berjalan. Sementara Dana Desa yang kami terima sudah dipangkas dan hanya menyisakan sekitar Rp370 juta. Anggaran itu pun sudah dialokasikan untuk berbagai kegiatan yang menjadi prioritas desa,” ujar Dedi, Senin (13/7/2026).

Ia menjelaskan, pada 2024 pembangunan di Desa Gadog berlangsung cukup masif karena sebagian Dana Desa dapat dialokasikan untuk pembangunan fisik. Namun, menurutnya, kondisi tersebut berbeda dengan tahun ini karena kemampuan keuangan desa menurun.

“Dana Desa memang dipangkas. Memang bantuan keuangan dari Pemkab Bogor nilainya meningkat, tetapi sampai sekarang belum bisa digunakan karena prosesnya belum selesai,” katanya.

Dedi menambahkan, usulan bantuan keuangan dari Pemerintah Kabupaten Bogor saat ini masih dalam tahap pengajuan dan verifikasi. Karena itu, pelaksanaan sejumlah proyek pembangunan yang telah direncanakan belum dapat dimulai.

Baca juga  Ade Yasin : Karang Taruna Motor Penggerak Pemberdayaan Masyarakat

“Seharusnya pembangunan sudah berjalan. Namun sampai sekarang memang belum bisa dilaksanakan karena masih menunggu proses administrasi selesai,” tambahnya.

Kondisi serupa juga disampaikan Kepala Desa Sukamahi, Budi Mamat. Ia mengatakan bantuan keuangan infrastruktur dari Pemerintah Kabupaten Bogor hingga kini masih dalam proses sehingga pemerintah desa belum menerima pencairan dana.

“Memang sampai sekarang belum ada yang turun,” ujar Budi.

Ia berharap proses pencairan dapat segera diselesaikan agar kegiatan pembangunan yang tertunda bisa segera dilaksanakan.

“Kami berharap bulan depan sudah bisa direalisasikan. Kalau pembangunan infrastruktur kembali berjalan, tentu akan berdampak positif terhadap aktivitas ekonomi masyarakat,” katanya.[] Danu

Klik untuk berkomentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

To Top