PT. PGI Tagih Janji Pemkot Bogor Terkait Optimalisasi Terminal Baranangsiang

Baranangsiang saat ini

BOGOR-KITA.com – Corporate Sekretaris PT. Pancakarya Grahatama Indonesia (PGI), Firman  menagih janji Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor terkait optimalisasi Terminal Baranangsiang yang sudah dua tahun tertunda. “Kami mendapat undangan dari DLLAJ Kota Bogor membahas revisi desain optimalisasi. Kami mempertanyakan, apakah revisi desain yang sudah disampaikan sebagai bentuk pemenuhan apa yang diminta oleh Pemkot Bogor disetujui atau tidak. Sudah 2 bulan ini belum ada jawaban apapun dari Pemkot Bogor, apakah revisi desain yang kami berikan dapat disetujui atau tidak,”  kata Firman di Bogor, Jumat (9/1).

Firman menuturkan, seluruh permintaan perubah desain yang diinginkan oleh Pemkot Bogor sudah dipenuhi, di antaranya, permintaan penuruan ketinggian bangunan dari awalnya 82 meter menjadi 66 meter. Permintaan diperluasnya area terminal dari 9600 meter persegi menjadi 16.000 meter persegi, dan merombak total desain optimalisasi terminal.

 “Sudah 2 tahun lebih optimalisasi tertunda, dan kami sudah memenuhi seluruh permintaan Pemkot Bogor. Kami harapkan perpindahan sementara bisa dilakukan oleh Pemkot Bogor di bulan Januari 2015 ini, dan PT. PGI meminta kejelasan tentang revisi desain yang sudah diberikan dijawab oleh Pemkot Bogor,” jelasnya.

Firman menambahkan, ada skejule yang pernah disepakati pada rapat di Bappeda beberapa waktu lalu bahwa pengosongan terminal akan dilakukan bulan Desember 2014, tetapi sampai Januari 2015 ini belum juga dilakukan oleh Pemkot Bogor.

“Otomatis dengan belum jelasnya realisasi optimalisasi, merugikan PT. PGI. Kami terus berhitung kerugian yang sudah dialami selama ini. Intinya apa yang diminta Pemkot Bogor sudah dipenuhi seluruhnya, baik revisi desain, soal ketinggian dan luasan terminalnya, tetapi kenapa belum juga diberikan kepastian bagi kami untuk membangun terminal Baranangsiang itu,” tutupnya.

Menanggapi hal ini, Kepala Dinas DLLAJ Kota Bogor, Achsin Prasetyo mengatakan, pihaknya adakan diskusi revisi desain yang sudah diserahkan, karena ada beberapa masukan tentang fungsi terminal dan lainya. “Semuanya dibahas secara tuntas dan hasilnya akan menjadi bahan laporan ke Sekda sebagai ketua tim untuk ditindaklanjuti,” katanya.

Masalah kelanjutan optimalisasi Terminal Baranangsiang yang belum ada realisasinya, kata Achsin, harus disikapi dan dilakukan dengan cermat. Revisi desain memang sudah disampaikan, dan sampai saat belum ada kelanjutan soal revisi itu, sehingga dimatangkan dalam pertemuan ini.

 “Intinya semuanya harus matang dulu persiapan untuk mewujudkan realisasi Optimalisasi Terminal Baranangsiang. Yang sudah pernah terjadi dulu merupakan pengalaman dan pelajaran sehingga ketika akan melanjutkan, semuanya harus sudah siap, agar tidak ada lagi permasalahan maupun konflik,” tegasnya. [] SURIP/Admin



Bogor-Kita.com - Sejak 2010


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *