KPTB Gelar Aksi Tolak Mal dan Hotel di Terminal Baranangsiang

Terminal Baranangsiang

BOGOR-KITA.com – Komunitas Paguyuban Terminal Baranangsiang (KPTB) menyatakan sikap  menolak pembangunan mal dan hotel yang diintegrasikan dengan terminal. Penyataan ini dikemukakan dalam aksi demo yang diikuti lebih seratus orang di Balaikota Bogor, Jalan Juanda, Kamis (11/06/2015).

Paguyuban sempat bentrok dengan petugas gabungan Satpol PP dan kepolisian. Hal itu terjadi karena paguyuban ingin merangsek masuk ke dalam ruang walikota dan wakil walikota.

Desta selaku kordinator aksi menjelaskan, paguyuban tetap sikap semula, yakni menolak pembangunan hotel dan mal di kawasan Terminal Baranangsiang. Terminal harus tetap jadi terminal untuk bis dan angkot. Mereka mengancam melakukan aksi lebih besar jika tuntutan mereka tidak diindahkan. “Kami akan melakukan aksi tutup jalan tol dengan masa yang lebih banyak,” kata Desta.

Rencana optimalisasi Terminal Baranangsiang sudah tiga tahun tertunda. Beberapa kali upaya pengosongan, kandas akibat aksi KPTB atau Komunitas Pengguna Terminal Baranangsiang. Belakangan KPTB masuk dalam tim terpadu beranggotakan DPRD dan unsure Pemot guna mencari solusi dari tuntutan KPTB dan mewacanakan optimalisasi siap dilaksanakan dengan catatan mengakomodir kepentingan warga yang mencari nafkah di terminal seperti sopir, pengasong, pedagang kaki lima dan lainnya. Selain itu, investor diminta merevisi siteplan. Siteplan kemudian diselesaikan oleh PT PGI yang bertindak sebagai investor. Kalangan terkait di Pemkot Bogor sempat mengemukakan revisi siteplan sudah sesuai dengan yang diharapkan. Keputusannya tinggal persetujuan walikota. Wacana pengosongan terminal kemudian dikemukakan kembali. Walikota Bogor Bma Arya akhirnya agkat bicara, dan menyatakan tidak ada pengosongan dalam waktu dekat. Dalam satu diskusi di Terminal Baranansiang, Bima menyebut soal underpass.

Samoai saat ini, belum ada perkembangan baru soal optimalisasi, kecuali munculnya Komunitas Paguyuban (bukan pengguna, Red) Termlnal Baranangsiang yang kembali menyatakan sikap menolak pembangunan mal dan hotel di area terminal. [] Yuda/Boy



Bogor-Kita.com - Sejak 2010


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *