Mirip Pilpres, Pemilihan Ketua OSIS SMP N 1 Jonggol Disambut Antusias

BOGOR-KITA.com – Mengusung tema “Dari Siswa, Oleh Siswa, Untuk Siswa”, sebanyak kurang lebih seribu pelajar SMP Negeri 1 Jonggol mengikuti kegiatan pemilihan Ketua dan Wakil Ketua OSIS (Organisasi Siswa Intra Sekolah), Rabu (11/9/2019). Pembina OSIS SMPN 1 Jonggol, Piliani Ambarwati menjelaskan, kegiatan ini merupakan agenda rutin tahunan yang dilaksanakan pihak sekolah, dalam menentukan jajaran struktural organisasi kesiswaan masa bakti 2019 – 2020. “Sistem pemilihan yang kami lakukan adalah seperti pada Pilkada atau Pilpres. Dengan penggunaan satu surat suara untuk pemilihan, atau yang disebut sistem one man one vote, dan diikuti sebanyak 1.107 pemilih yang melibatkan unsur peserta didik, dewan guru, hingga tenaga kependidikan”, paparnya.

Diungkapkannya, tahun ini pemilihan Ketua OSIS diikuti sebanyak tiga pasang calon (paslon) yang diantaranya adalah Paulin Devi Irene, Asa Khairunisa dan M. Ikhsan Nur Hakim. “Sebelum hari pemilihan, para kandidat mengikuti beberapa tahapan seleksi. Satu pekan setelahnya, baru diadakanlah masa safari politik yang diantaranya, kampanye pemaparan visi dan misi guna mendulang dukungan suara dari para pemilih”, jelas Pili.

Wakasek Kesiswaan SMPN 1 Jonggol, Tri Wahyudi menuturkan, dari hasil penghitungan surat suara yang dihimpun panitia, dinyatakan bahwa pasangan nomer urut 2 sebagai pemenang. “Dari hasil surat suara yang telah dihitung, dinyatakan bahwa Asa Khairunisa sebagai Ketua, dan didampingi dua wakil OSIS yakni, Asyam Dzaki serta Sheila D. Setelah ini akan dilakukan penyusunan program kerja dan pelantikan struktur organisasi pengurus OSIS periode 2019 – 2020”, jelasnya.

Sementara, Kepala SMP Negeri 1 Jonggol, Dodoy Hudaya menambahkan, pengembangan program OSIS akan menjadi pendukung penguatan pembinaan kesiswaan di sekolah. “Dalam visi mereka tersebut terdapat program menjadikan SMP Negeri 1 Jonggol sebagai wadah menuntut ilmu dan tempat berinteraksi yang bersih, indah dan nyaman bagi seluruh peserta didik tanpa ada perbedaan,” paparnya. Melalui kegiatan ini pihaknya berharap para peserta didik mendapatkan wawasan mengenai sistem demokrasi yang akan digunakannya di masa yang akan datang. [] Admin / Disdikporlap



Bogor-Kita.com - Sejak 2010


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *