Kondisi jalan penghubung antara tiga (3) desa di wilayah kecamatan Parung yaitu Warujaya, Iwul dan Jabon Mekar, saat malam hari sangat gelap. Hal ini diakibatkan minimnya keberadaan lampu PJU dan banyaknya lampu yang rusak.

Minim PJU, Jalan Penghubung 3 Desa di Parung Gelap Saat Malam

BOGOR-KITA.com, PARUNG – Beberapa ruas jalan kelas kabupaten di wilayah Kecamatan Parung yang menjadi penghubung antara desa tidak memiliki lampu penerangan jalan umum (PJU). Ada juga beberapa jalan yang terdapat lampu PJU namun dalam kondisi rusak dan hingga saat ini belum diperbaiki.

Kondisi tersebut, salah satunya terlihat di ruas jalan penghubung antara tiga desa yaitu Desa Waru Jaya, Desa Iwul dengan Desa Jabon Mekar. Padahal di sepanjang ruas jalan ini, terdapat banyak fasilitas publik di antaranya Kantor Desa Warujaya dan Desa Jabon Mekar, SMAN 1 Parung, SDN Jabon Mekar, SMPN 2 Parung, Pondok Pesantren dan lainnya. “Iya kalau malam hari ruas jalan ini gelap. Karena lampu penerangan jalan memang minim dan banyak yang rusak,” terang Dewi (29) warga Kampung Sawah Desa Iwul Kecamatan Parung, Senin (21/9/2020).

Hal senada diungkapkan Endon SW (45) seorang praktisi pendidikan yang tinggal di Desa Warujaya. Dia menuturkan, kondisi jalan yang gelap akan sangat berbahaya bagi para pengguna kendaraan bermotor, apalagi jalan penghubung tiga desa ini banyak tikungan tajam serta tanjakan. “Terlebih sekarang ini, kalau malam hari suka banyak anak membawa sepeda motor ngebut dan ugal – ugalan tanpa menyalakan lampu,” kata dia.

Baca juga  Penyegelan Ruko di Desa Jabon Mekar Dinilai Tidak Sesuai Prosedur

Sementara Kepala Desa (Kades) Warujaya Udin Syamsudin saat dihubungi media ini mengatakan, ketersediaan atau keberadaan lampu PJU memang dibutuhkan masyarakat, apalagi jalan tersebut merupakan akses antar desa, yang ramai dilintasi kendaraan. “Selain untuk kenyamanan, adanya lampu PJU juga berguna untuk menjaga keselamatan dan keamanan warga dan pengguna jalan,” ujar pria yang menjabat sebagai Ketua Paguyuban Kades Kecamatan Parung ini.

Ditanya mengenai keluhan warga ini, Kepala Unit Pelaksana Teknis Pengelolaan Pemeliharaan Prasarana Perhubungan (UPT P4) Dishub wilayah IV Leuwiliang, Ika Sobariah, berjanji pihaknya akan segera melakukan pengecekan ke lokasi tersebut. “Nanti akan saya perintahkan teknisi dan dijadwalkan besok untuk ke Jabon Mekar,” ucapnya singkat. Seperti diketahui, tugas pokok dan fungsi (tupoksi) UPT P4 Dishub Kabupaten Bogor adalah melakukan pengelolaan dan pemeliharaan terhadap sarana dan prasarana perhubungan yang ada di jalur jalan kelas kabupaten. [] Fahry



Bogor-Kita.com - Sejak 2010


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *