IPB University dan PT. Tani Group Indonesia Kolaborasi Dukung Pertanian

IPB University dan PT. Tani Group Indonesia Kolaborasi Dukung Pertanian

BOGOR-KITA.com – IPB University sangat menyambut baik nota kesepahaman dan perjanjian kerjasama yang merupakan awal untuk membangun kerjasama dan sinergi di antara IPB University dengan PT.Tani Group Indonesia. Penandatanganan  nota kesepahaman ini dilakukan oleh Rektor IPB University, Dr. Arif Satria  dan Dekan Fakultas Ekonomi dan Manajemen (FEM) IPB University, Dr. Nunung Nuryartono dengan CEO dan Co-Founder PT. Tani Group Indonesia,  Iwan Arie Sustiawan, di Kampus Dramaga, Jumat (16/8/2019).

Dalam rilis yang diterima BOGOR-KITA.com, Minggu (18/8/2019), Dr. Arif Satria mengatakan sekarang ini merupakan era kalaborasi dimana kalau ingin maju dan berhasil harus dapat membangun sinergi atau kerjasama dengan pihak manapun. Hal ini sesuai dengan visi IPB University menjadi Techno-socio Entrepreneurial University yang menghasilkan technopreneur dan sociopreneur yang dapat menghadirkan pelaku-pelaku usaha atau ekonomi yang tangguh, minimal menjadi agen pembangunan pertanian sukses.

Lebih lanjut Rektor IPB University mengatakan, kerjasama dengan PT. Tani Group Indonesia merupakan kesempatan yang sangat baik untuk terus saling bersinergi dan berkolaborasi dalam era sekarang ini. Perubahan yang begitu cepat yang penuh dengan ketidakpastian terutama dalam dunia pertanian sangat tinggi diantaranya  ketidakpastian terhadap panen, iklim, pasar dan ketidakpastian terhadap modal.

 “Saat ini dalam dunia pertanian tidak bisa melihat hanya satu variabel saja, tetapi harus dapat melihat secara berhubungan satu sama lain. Jadi sekarang ini bukan era lagi hanya tahu pohon tetapi harus tahu hutan dan harus tahu ekosistem. Untuk itu IPB University sadar betul bahwa pertanian adalah sebuah ekosistem yang selalu berkaitan dengan baik.  Dunia pertanian saat ini telah memasuki industri yang cepat dan terus berubah yang ditandai dengan penggunaan mesin-mesin otomasi terintegrasi dengan jaringan internet. Sektor pertanian juga perlu beradaptasi untuk menjawab tantangan ke depan. Dari olah lahan, tanam, panen hingga pengolahan dilakukan menggunakan remote kontrol dari rumah,” jelasnya.

Dekan FEM IPB University, Dr. Nunung Nuryartono menyampaikan kalau lihat sekarang ini dari berbagai pelosok negeri ini sudah banyak muncul, semangat untuk bertani sudah banyak muncul dari para kalangan anak-anak muda. Kerjasama ini bukan hanya sekedar Memorandum of Understanding (MoU) saja, tetapi akan ditindaklanjuti dengan kegiatan-kegiatan yang langsung ke lapangan. IPB dapat bekerjasama dengan PT. Tani Group Indonesia untuk meningkatkan pertanian di Indonesia.

“Harapannya dengan kerjasama ini FEM IPB University siap membantu membantu meningkatkan bagaimana anak-anak muda untuk lebih bergairah di sektor pertanian  dan dapat memberikan kontribusi bagi bangsa. Maka itu IPB University membekali mahasiswanya untuk selalu memiliki daya analitis dan daya kritis di dalam lingkungan apapun dan selalu dapat  menciptakan nilai (value creation),” tuturnya.

Sementara  CEO PT. Tani Group Indonesia,  Iwan Arie Sustiawan menjelaskan Tani Group berdiri pada 2016, sebuah perusahaan rintisan (startup) yang bergerak di bidang teknologi agrikultur. Tani Group terdiri dari dua lini bisnis, yaitu TaniHub dan TaniFund. TaniHub adalah sebuah business-to-businees e-commerce untuk hasil pertanian, peternakan, dan perikanan juga penghubung antara petani dan pelanggan individu serta swalayan, sedangkan TaniFund adalah sebuah wadah crowdfunding untuk program, budidaya agrikultur dan pemberian kesempatan pendanaan kepada petani. Sejak berdiri di tahun pertengahan 2016, TaniHub sudah berhasil membantu petani memasarkan berbagai hasil produksi pertanian baik ke dalam maupun ke luar negeri.

“PT. Tani Group dapat bergerak bagaimana bisa berpartisipsi aktif dalam menciptakan ekosistem pertanian Indoensia yang jauh lebih baik, lebih sejahtera dan lebih adil. Kita harus tahu kebutuhan petani seperti dapat membantu hasil panen, dapat membantu harga, proses penjualan tidak rumit dan terakhir dapat dibantu mengembangkan pertanian lebih luas sehingga dapat menghasilkan lebih baik,” ujarnya.

Hadir dalam penandatangan nota kesepahaman yaitu Wakil Rektor Bidang Kerja Sama dan Sistem Informasi IPB University, Prof. Dodik Ridho Nurrochmat, Dekan Sekolah Bisnis IPB University, Prof. Noer Azam Achsani, Direktur Kerjasama dan Hubungan Alumni IPB University, Dr. Heti Mulyati dan para mahasiswa IPB University. 



Bogor-Kita.com - Sejak 2010


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *