Kab. Bogor

IPB Kukuhkan Program Asrama Kepemimpinan

BOGOR-KITA.com, DRAMAGA –  IPB University akan membentuk mahasiswa menjadi pemimpin di berbagai sektor melalui Asrama Kepemimpinan dan Kader Pejuang Pertanian (AKKP).

Hal ini dikemukakan Rektor IPB University, Prof Dr Arif Satria dalam acara pengukuhan program Asrama Kepemimpinan dan Kader Pejuang Pertanian Putri Generasi Pertama.

Dalam rilis dari IPB University kepada BOGOR-KITA.com, Kamis (19/11/2020) disebutkan, AKKP dibangun sebagai salah satu talent pool untuk mengembangkan karakter kepemimpinan, kebangsaan, dan kecintaan pada bidang pertanian dalam arti luas. Program ini juga ditujukan untuk merespon beberapa isu penting. Seperti defisit stok kepemimpinan berintegritas, radikalisme di lingkungan kampus dan penurunan minat generasi muda terhadap pertanian.

“Masa depan kita sangat ditentukan oleh diri kita sendiri. Kita harus mempunyai arah, komitmen, dan strategi. Jika kita bisa memanfaatkan momentum ini dengan baik maka akan mendapat banyak manfaat. Menunggu kesempatan, mencari kesempatan, dan menciptakan kesempatan. Jadilah Anda opportunity creator. Ini adalah stimulus-stimulus di AKPP,” pesan Prof Arif.

Ketua Forum Rektor Indonesia (FRI) ini berharap mahasiswa AKKP dapat memberikan terobosan, inovasi, dan program baru. Ketiga hal tersebut akan membentuk mahasiswa menjadi leader yang sebenarnya. Sehingga ketika lulus dari asrama, mahasiswa tersebut akan menjadi berlian dan mempunyai peninggalan di IPB University yang memberikan manfaat untuk orang lain.

Baca juga  Jubir Covid-19 Kabupaten Bogor: Transmisi Keluarga Meningkat Jadi 6 Orang

Hal yang sama disampaikan oleh Wakil Rektor bidang Pendidikan dan Kemahasiswaan IPB University, Dr Drajat Martianto. Menurutnya, IPB University ingin melahirkan pemimpin-pemimpin yang hebat. Impian tersebut diwujudkan melalui AKKP dengan mengimplementasikan pembinaan kepemimpinan dalam kehidupan sehari-hari.

“Kami ingin mahasiswa AKKP mendapatkan manfaat lebih dengan pelatihan-pelatihan. Satu tahun di AKKP tidak akan cukup untuk menjadi seorang pemimpin, tetapi akan merasa cukup jika menjadi modal dan mau jadi pembelajar,” tutur Dr Drajat.

Sementara itu, Direktur Kemahasiswaan dan Pengembangan Karir (Ditmawa PK), Dr Alim Setiawan Slamet melaporkan bahwa hingga tahun ini, AKKP Putra sudah memiliki tiga generasi. Dan ada satu generasi AKKP Putri yang merupakan transformasi dari Asrama Putri Dramaga. Penghuni AKKP Putra tahun ini berjumlah 62 orang. Sementara AKKP Putri berjumlah 38 orang.

“Setiap insan asrama dikelompokkan dan diberikan tantangan untuk terus berinovasi. Mudah-mudahan insan asrama, baik putra maupun putri mampu mengembangkan diri sesuai dengan harapan IPB University yang ingin menciptakan karya gemilang dan prestasi membanggakan,” papar Dr Alim.

Baca juga  IPB University Siapkan Agripreneur Pendamping BUMDES Melalui Program CEO School

“Ada tiga program besar untuk tahun ini. Pertama, program berdasarkan partisipatory mapping yang meliputi kelompok Agripreneur, Agrileader dan Agritechnopreneur. Kedua, program pembinaan yang meliputi pemberdayaan masyarakat, pembinaan kerohanian, kepemimpinan, dan webinar anti radikalisme. Ketiga, program kegiatan tambahan softskill meliputi talent mapping, young agripreneur, komunikasi efektif, dan The 7 Habits,” jelasnya. [] Admin

 

Klik untuk berkomentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

To Top