Kab. Bogor

Dosen IPB University Bicarakan Peluang dan Tantangan Bisnis Online pada Webinar Literasi Digital Nasional 2021

BOGOR-KITA.com, BOGOR – Dosen Sekolah Vokasi IPB University, Medhanita Dewi Renanti, SKom, MKom paparkan peluang dan tantangan bisnis online di era digital dalam webinar Gerakan Nasional Litersi Digital beberapa waktu lalu. Webinar ini digelar oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) untuk mendukung percepatan transformasi digital pada masyarakat.

“Ada banyak peluang usaha (bisnis online) yang sesuai di masa adaptasi baru. Hal ini didukung oleh meningkatnya jumlah pengguna internet yang mendekati jumlah penduduk di Indonesia. Selain itu ada perubahan pola belanja konsumen dari offline ke online. Saat ini ada banyak platform marketplace sebagai channel pemasaran yang menyediakan fitur lengkap untuk membantu pebisnis mengelola usahanya. Pemerintah juga memberikan dukungan yang kuat terutama untuk Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM). Ditambah dengan perkembangan teknologi terutama di bidang Artificial Intelligence E-Commerce dan sumberdaya manusia yang terus agile terhadap perubahan-perubahan yang dihadapi,” ujarnya dalam rilis IPB University, Sabtu (10/7/2021).

Baca juga  Guru Besar IPB: Dunia Daging Nasional Ibarat Mengidap Kanker Stadium Satu

Kreativitas dalam berbisnis juga tak kalah penting. Menurutnya, di era yang serba digital ini, kita tidak lagi berkompetisi di bidang pengetahuan tetapi juga kompetisi kreativitas dan imajinasi. Kompetisi juga perlu diubah dengan adanya kolaborasi sehingga tercipta lingkungan yang kondusif.

“Secara umum, bisnis mempunyai dua fungsi yaitu marketing dan inovasi. Pemilihan marketplace sebagai salah satu channel distribusi harus disesuaikan produk dan target market yang dimiliki oleh masing-masing pebisnis. Terdapat perbedaan karakteristik dan algoritma di setiap marketplace. Namun secara umum, untuk memasukkan produk di marketplace dibutuhkan riset produk, riset kata kunci, trik meningkatkan traffic, pemberian perlakuan di setiap produk yang sudah diunggah, pengaturan harga dan variasi produk, kesehatan/perfoma toko termasuk service excellence. Dan konten menarik yang terdiri atas copy writing, foto dan video,” imbuh Pakar Peranti Lunak IPB University ini.

Baca juga  Berita Foto: Pawai Obor Sambut Ramadan di Jalur Puncak

Selain itu disampaikan pula bahwa bisnis tidak hanya terpaku kepada produk. Seperti makanan, minuman, health and beauty, gadget dan elektronik, perlengkapan rumah tangga, mainan dan hobi. Namun bisa juga hal-hal terkait technopreneur termasuk jasa misal kursus online yang banyak diminati masyarakat terutama terkait dengan pendidikan anak dan orang tua yang disesuaikan dengan kompetisi masing-masing pebisnis.

Oleh karena itu, dengan banyaknya peluang usaha ini, ia mengatakan perlu keberanian untuk memulai bisnis. Harus berani bermimpi, berani mencoba, dan berani berjuang. Tentunya hal ini harus diimbangi dengan niat yang sesuai dengan koridor.

“Karena sejatinya kita berbisnis untuk ibadah, sebagai jalan supaya dapat membantu banyak orang, dan tentunya untuk memajukan perekonomian Indonesia,” tutur Penemu Aplikasi Penerjemah Tangisan Bayi, Madsaz IPB University ini.

Baca juga  Mahasiswa STKIP Muhammadiyah Bogor Pimpin BEM PTM Zona III

Selain Medhanita, pembicara lainnya adalah Fadli Afriadi SP, MM yang menyampaikan tentang keamanan transaksi online dan dompet digital, Prof Ratni Prima Lita, (Guru Besar/Profesor Manajemen Pemasaran Universitas Andalas) menyampaikan tentang jenis usaha dan cara meningkatkan bisnis UMKM dan Prof Ardipal, MPd (Guru Besar Pendidikan Musik/Dosen Musik Jurusan Sendratasik Universitas Negeri Padang) menyampaikan tentang pemanfataan IoT untuk musik. [] Hari

Klik untuk berkomentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Terpopuler

To Top