Ir Leni Lidya, MM, dosen IPB University yang juga konselor Program Studi Manajemen Agribisnis Sekolah Vokasi.

Tips Bijak Mengelola Keuangan untuk Mahasiswa

BOGOR-KITA.com, DRAMAGA – Di masa pandemi seperti saat ini seluruh kegiatan di luar rumah dibatasi. Warga tidak boleh mudik, tidak melakukan perjalanan ke luar kota bahkan tidak menjalankan aktivitas di luar rumah.

Bagaimana dengan mahasiswa yang sedang kuliah di luar kota dan terjebak tidak bisa kembali ke daerah di mana orangtuanya tinggal. Sementara sebagai mahasiswa, meski sudah masuk usia dewasa, secara finansial, tidak sedikit kebutuhan hidupnya masih bergantung pada kiriman orangtua dan belum memiliki penghasilan tetap karena sedang belajar.

Lalu bagaimana cara mengelola keuangan yang ada sehingga mahasiswa bisa bertahan dengan keuangan yang ada sampai tepat pada waktu orangtua memberikan kiriman?

Dalam rilis dari IPB University kepada BOGOR-KITA.com, Rabu (3/6/2020), Ir Leni Lidya, MM, dosen IPB University yang juga konselor Program Studi Manajemen Agribisnis Sekolah Vokasi, memberikan tips.

Langkah pertama adalah mahasiswa harus rutin menabung. Saat menerima uang saku dan penerimaan lainnya, utamakan menabung. Usahakan menabung minimal 10 persen dari penerimaan. Jika belum bisa, boleh diturunkan sampai menabung menjadi suatu kebiasaan dan rutin dilakukan.

Baca juga  Forum Mahasiswa Pasca Sarjana IPB Inisiasi Konferensi Mahasiswa Pasca Sarjana Indonesia

Selanjutnya, sisihkan sebagian penerimaan untuk orang yang membutuhkan. Usahakan menyisihkan minimal 2.5 persen dari penerimaan untuk membantu orang lain yang membutuhkan. “Biasa membantu orang akan memberikan manfaat kepada diri sendiri. Semakin banyak yang diberi maka semakin banyak juga manfaat yang diterima,” ujarnya.

Selain itu, saat belanja, tentukan kebutuhan yang menjadi prioritas. Belanjakan uang sesuai dengan kebutuhan bukan keinginan. Catatlah uang yang dibelanjakan mulai dari kebutuhan utama.

Contohnya untuk pembayaran kost, uang makan, keperluan kuliah dan keperluan lainnya. Buat anggaran bulanan dengan rajin mencatat pengeluaran dan penerimaan. Hal ini akan menekan pengeluaran yang tidak perlu dan menambah tabungan.

“Gali potensi diri dan kembangkan. Ini berguna untuk menambah penerimaan dengan mengikuti perlombaan, mencari beasiswa, membuat usaha kreativitas mandiri atau bergabung dengan teman tanpa mengganggu jadwal belajar dan kuliah. Terakhir, jadilah mahasiswa mandiri, hindari kebiasaan konsumtif dan boros,” ujarnya. [] Admin



Bogor-Kita.com - Sejak 2010


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *