Ber-Dhuha Sebelum Kerja

Ber-Dhuha Sebelum Kerja

BOGOR-KITA.com – Apel pagi pegawai di lingkungan Sekretariat Daerah Kota Bogor di halaman Balaikota baru saja bubar. Jam menunjukan sekitar pukul 07.45. Para pegawai tampak kemudian berjalan menuju ruang kerjanya masing-masing. Tetapi tidak semuanya. Cukup banyak diantaranya yang langsung berbelok menuju Masjid At Taqwa yang berada di halaman balaikota.
Hari itu tidak ada pengajian, tidak ada kegiatan penyampaian tausiah. Walaupun begitu, satu per satu mereka masuk dengan terlebih dahulu berwudhu. Memang mereka tidak bermaksud mau mendengarkan tausiah, melainkan hendak melaksanakan shalat sunnah Dhuha. Tidak hanya lelaki tetapi juga perempuan dan tidak hanya staf biasa tetapi juga para pejabat.
Pemandangan serupa itu tidak hanya terjadi di hari itu saja. Hampir setiap hari, puluhan pegawai rajin shalat Dhuha. Bergiliran mereka memanfaatkan waktu dhuha sejenak sebelum memulai aktivitas kerja dengan shalat dan berdoa. Masing-masing tampak khusu memohon segala sesuatu kepada Tuhan Pencipta Semesta.
Semangat religius tampak tumbuh subur di kalangan pegawai. Banyak yang memiliki kesadaran tinggi untuk selalu berusaha mendekatkan diri kepada Penguasa Alam Semesta. Kesadaran itu mereka wujudkan dengan mendisiplinkan diri melaksanakan shalat wajib dan juga salat sunat.
Sesungguhnya semangat seperti itu tidak hanya tampak pada pagi hari, melainkan juga pada saat tiba waktu Zhuhur dan Ashar. Ruang masjid yang begitu lapang, hampir setiap hari dipenuhi pegawai yang melaksanakan shalat wajib berjamaah. Rata-rata lebih dari separuh ruang masjid terisi jamaah shalat. Jumlah jamaah hanya berkurang pada waktu shalat Maghrib, karena sebagian besar pegawai sudah pulang dan hanya menyisakan mereka yang kerja lembur.
Jumlah yang shalat Dhuha tampaknya bertambah pada bulan Ramadhan. Bahkan diantara jamaah tidak sedikit pula yang melanjutkan shalat Dhuha dengan tadarus, menamatkan pembacaan Al Quran. Begitupun setelah shalat zuhur. Banyak yang mendengarkan ceramah dan dilanjut dengan membaca Al Quran. Walaupun tidak sedikit yang tiduran menghabiskan jatah waktu istrirahat.
Jadi tidak benar sepenuhnya suasana seperti yang digambarkan lewat foto di media cetak. Pegawai di balaikota hanya tiduran di masjid ketika bulan puasa. Sebab sebelumnya, bahkan dari pagi tidak sedikit pegawai yang mengisi Masjid At Takwa dengan melaksanakan shalat dan berdoa serta beri’tikaf. [] Admin



Bogor-Kita.com - Sejak 2010


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *