Kab. Bogor

Ade Yasin Apresiasi Inovasi ‘Si Oke’ Gudang Farmasi Dinkes Kabupaten Bogor

BOGOR-KITA.com, CIBINONG – Bupati Bogor Ade Yasin mengungkapkan, Pemkab Bogor berkomitmen untuk mendorong dan membangun budaya inovasi melalui kolaborasi dan kompetisi di berbagai sektor, salah satunya dengan kebijakan one institution one innovation dan one village one innovation.

“Begitu besar komitmen dan perhatian Pemkab Bogor terhadap inovasi, kini kami memiliki 199 inovasi. Salah satunya untuk mengatasi masalah kesehatan, Dinas Kesehatan meluncurkan Sistem Pengelolaan Obat dan Perbekalan Kesehatan Berbasis Web atau “Si Oke”,” terang Ade Yasin, Jumat (8/10/2021).

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor, Mike Kaltarina menjelaskan, permasalahan yang timbul terkait manajemen gudang farmasi di Dinkes adalah manajemen waktu dan keakuratan data. Hal ini disebabkan, pengelolaan yang dilakukan masih menggunakan metode sederhana yaitu dengan menggunakan aplikasi Microsoft Office Excel.

Baca juga  Tingkatan Pengetahuan Penggunaan Obat yang Benar Melalui Inovasi INFUS OBAT

Menyikapi kondisi tersebut, Dinkes meluncurkan inovasi “Si Oke” pada 101 Puskesmas, 1 Klinik Pusyankesja dan 1 Gudang Farmasi Kesehatan Kabupaten Bogor. Aplikasi ini bertujuan untuk menghasilkan pengelolaan obat dan perbekalan kesehatan meliputi perencanaan, penerimaan, penyimpanan, pendistribusian, pencatatan, pemantauan dan evaluasi gudang farmasi kesehatan yang sudah terintegrasi, lebih cepat, tepat guna, efektif dan efisien.

“Penerima manfaat dari aplikasi ini tentu saja bukan hanya instansi kesehatan di wilayah Dinkes saja, namun juga masyarakat sebagai pengguna pelayanan publik. Dengan adanya aplikasi “Si Oke” diharapkan pengelolaan obat dan perbekalan kesehatan gudang farmasi kesehatan dapat terlaksana dengan baik, efektif dan efisien,” ujar Mike.[] Hari

Klik untuk berkomentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Terpopuler

To Top