Kab. Bogor

Wisatawan Puncak Sepi, Puluhan Pelaku UMKM Di Desa Gadog Banting Setir jadi Kuli

Ilustrasi

BOGOR-KITA.com, MEGAMENDUNG – Puluhan pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Desa Gadog, Kecamatan Megamendung, Kabupaten Bogor terpaksa gulung tikar karena produksinya sepi order.

Warga Kampung Sukabirus, Desa Gadog yang menjadi sentra UMKM yang bergerak pada makanan oleh-oleh, kini harus beralih profesi menjadi kuli cangkul demi memenuhi kebutuhan hidup.

Kepala Desa Gadog, Dedi Djunaedi membenarkan, ada puluhan pelaku UMKM di Desa Gadog khususnya di Kampung Sukabirus harus beralih profesi menjadi petani atau kuli cangkul lantaran penghasilan sebelumnya terganggu akibat pandemi Covid-19.

Sebelumnya, puluhan warga ini bekerja sebagai pembuat makanan seperti tempe goreng, bayam goreng dan makanan buah tangan lainnya yang dikemas dan dititip di pusat oleh-oleh di jalan raya Puncak.

Baca juga  Penggalang Dana untuk Pak Mahfud Berikan Klarifikasi soal Pencairan dari Kitabisa.com 

“Karena wisatawan nya tidak ada, pedagang oleh-oleh pun sepi pembeli, sehingga berdampak pada distributor barang yang banyak dikerjakan UMKM,” bebernya, Selasa (3/8/2021).

Selain jadi kuli cangkul atau menjadi petani, banyak dari mereka bekerja serabutan seperti kuli bangunan dan lainnya demi bertahan hidup.

“Ini yang sekarang terjadi pada sektor UMKM di Desa Gadog, karena UMKM ini bergantung pada kunjungan wisata,” bebernya.

Ia berharap, pandemi segera berakhir, sehingga ekonomi masyarakat kembali berjalan, dan daya beli masyarakat kembali meningkat.

“Kita berdoa agar pandemi ini cepat selesai,” tandasnya. [] Danu

Klik untuk berkomentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

To Top