Kab. Bogor

Truk Tambang Terus Bikin Masalah, Ceceran Tanah Ancam Warga

BOGOR-KITA.com – Ceceran tanah yang diangkut truk dari lokasi galian tanah di Kampung Jampang, Desa Sukasari, Kecamatan Rumpin, mengancam keselamatan warga. Sebab, hujan yang terus mengguyur belakangan ini, membuat kondisi jalan menjadi licin.

Ketebalan lumpur akibat ceceran tanah ini juga semakin meninggi mengingat lalu lalang kendaraan pengangkut tanah merah ini juga semakin meninggi sehingga membuat para pengedara, khususnya roda dua harus berjalan hati-hati. Bahkan akibat hal ini, tak jarang, para pengedara itu mengalami selip dan terperosok jatuh saat melintas.

Nana, Warga Kampung Telaga, RT 02/05, Desa Sukasari, mengeluhkan truk tambang tanah merah yang setiap harinya melintas di wilayahnya . Karena tanah merah yang berceceran di jalan sangat mengewatirkan bagi pengguna jalan. “Akibat ceceran tanah merah, jalan jadi licin. Kasihan warga yang melintas setiap harinya,” ucap Nana Selasa (5/3/2019).

Baca juga  We are at the Point of No Return (Tiada Titik Balik)

Sekretaris Desa (Sekdes) Saeful Wahid, membenarkan ada galian tanah yang marak terjadi di wilayah Desa Sukasari.

“Iya, ada galian tanah di Desa Sukasari. Saya kwatir galian tanah tersebut berdampak buruk bagi masyarakat. Salah satunya di Kampung Jampang RT04/01,” kata Saeful.

Saeful berharap, para pengusaha tambang galian punya itikad baik terhadap pemerintah Desa (Pemdes) Sukasari. Karena selama ini, mereka produksi semaunya.

“Saya berharap agar ada tindakan, jangan sampai nunggu bencana datang, yang jelas dirugikan itu masyarakat,” tegas Saeful.

Ia menjelaskan, kalau memang perusahaan tidak punya izin, mohon ada tindakan dari yang berwenang. Karena perusahaan itu tidak berhak kalau tidak berijin. [] Admin/Pkr

Baca juga  Perumda Pasar Tohaga Tindak Ratusan Pelanggar Protokol Kesehatan di Pasar Tradisional
Klik untuk berkomentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Terpopuler

To Top