Regional

Terdampak Proyek Kereta Cepat, Murid SDN 1 Malangnengah Purwakarta Belajar di Kantor Desa  

BOGOR-KITA.com, PURWAKARTA – Akibat terdampak proyek Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) kegiatan belajar mengajar ratusan murid SDN 1 Malangnengah, terpaksa dilaksanakan di Kantor Desa Malangnengah, Kecamatan Sukatani, Purwakarta. Kondisi seperti itu diperkirakan akan berlangsung selama enam bulan ke depan.

Salah seorang guru yang enggan dipublikasikan namanya menyebut, SDN 1 Malangnengah seluruh siswanya pindah ke kantor desa untuk kegiatan belajar mengajar di tahun ajaran baru ini, karena gedung sekolahnya telah rata dengan tanah.

“Di sini kami pakai tiga ruangan untuk belajar mengajar dan ada jadwal waktunya, seperti kelas 1, 2, dan 3 pukul 06.00 WIB sampai 09.00 WIB, kelas 4,5, dan 6 pukul 09.00 WIB sampai 12.00 WIB. Hari ini hari pertama kami mengawali pindah ke sini,” kata guru tersebut di Purwakarta, Senin (6/1/2020).

Baca juga  PSBB Jabar Hari ke-1: Tertular Baru Turun, 20 Menjadi 1.320 Orang

Sementara menurut pantauan awak media di lokasi, untuk ruangan yang dipakai kelas 2 dan 6 berada di dekat ruang kantor yang sebelumnya adalah ruangan puskesmas desa. Sedangkan dua ruangan lainnya yang dipakai oleh kelas 1,3,4, dan 5 memakai ruangan aula desa. 

Adapun jumlah siswa di SDN 1 Malangnengah, di antaranya kelas 1 sebanyak 47 murid, kelas 2 sebanyak 35 murid, kelas 3 sebanyak 50 murid, kelas 4 sebanyak 50 murid, kelas 5 sebanyak 60 murid, dan kelas 6 sebanyak 43 murid

“Kami di sini ya seberesnya bangunan baru yang dijanjikan yakni selama 6 bulan,” pungkasnya. [] Heru

Klik untuk berkomentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Terpopuler

To Top