KPK Didorong Untuk Usut Dana di 115 Desa Kabupaten Bogor Terindikasi Tidak Bisa Dipertanggungjawabkan

Tahun 2020, 417 Desa di Kabupaten Bogor Banjir Uang

BOGOR-KITA.com, CIBINONG – Tahun 2020 mendatang seluruh desa yang tersebar di 40 kecamatan di Kabupaten Bogor kebanjiran uang. Setidaknya, dana yang akan mengucur ke 417 desa di seluruh Kabupaten Bogor akan lebih tinggi ketimbang tahun tahun sebelumnya.

Banjir uang tidak saja karena Bupati Bogor Ade Yasin punya program prioritas untuk desa, tetapi juga karena dana desa yang ditransfer pemerintah pusat untuk seluruh desa di Kabupaten Bogor tinggi.

Dana Pemkab Bogor yang akan dikucurkan Ade Yasin untuk seluruh atau 417 desa di Kabupaten Bogor tahun 2020 mencapai  Rp417 miliar.

“Itu hanya untuk betonisasi jalan di 417 se-Kabupaten Bogor, dengan asumsi setiap desa mendapat jatah Rp1 miliar,” kata Ade Yasin di sela Rebo Keliling di Kecamatan Caringin, Rabu (10/7/2019) lalu.

Tujuannya, untuk peningkatan infrastruktur jalan di desa, guna meningkatkan minat kunjungan wisatawan sekaligus mendukung brand Kabupaten Bogor The City of Sport and Tourism.

Sementara dana desa yang dikucurkan pemerintah pusat tahun 2020 mencapai Rp511.839.929.000, atau lebih setengah triliun.

Total dua komponen dana ini saja sudah mencapai hampir Rp1 triliun, tepatnya Rp928.839.929.000. Jika dibagi 417 desa, maka tiap desa akan memperoleh sekitar Rp1.227.433.882.

Dalam RAPBD 2020 Kabupaten Bogor yang diajukan ke DPRD sebelumnya tampak nyata desa menjadi salah satu prioritas Pemkab Bogor.

Pada komponen belanja tidak langsung diusulkan kebutuhan anggaran sebesar Rp3, 374 triliun,  yang rencananya digunakan untuk program-program prioritas, meliputi, alokasi dana desa (add) dan dana desa (dd), bantuan infrastruktur, sarana dan prasarana perdesaan, dukungan untuk pelaksanaan rehabilitasi rumah tidak layak huni sebanyak 5.810 unit (tersebar di pedesaan, Red), penyelenggaraan pilkades.

Pada belanja langsung diusulkan kebutuhan anggaran sebesar Rp3,603 triliun yang digunakan untuk mendanai prioritas pembangunan daerah dan program strategis pancakarsa.

Dana belanja langsung ini juga masih ada unsur desa, salah satunya yakni dukungan untuk pembinaan kelembagaan ekonomi desa dan pembinaan aparatur pemerintahan desa, [] Admin



Bogor-Kita.com - Sejak 2010


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *