Kab. Bogor

Sekelumit tentang Environmental DNA Metabarcoding

BOGOR-KITA.com, DRAMAGA – Setiap makhluk hidup umumnya memiliki materi DNA pada tubuhnya yang dapat meluruh di lingkungan yang ditempatinya. Baik karena proses metabolisme, jaringan atau sel yang terlepas, atau berasal dari air liur maupun bahan ekskresi lainnya. Materi genetik yang terurai ini dapat dianalisis lebih lanjut menggunakan konsep DNA Metabarcoding untuk diketahui spesiesnya. Metode identifikasi makhluk hidup berdasarkan sampel lingkungan ini dikenal dengan Environmental DNA Metabarcoding.

Hal ini dikemukakan Dr Hawis Madduppa, dosen IPB University yang juga Kepala Laboratorium Biodiversitas dan Biosistematika Kelautan pada Pelatihan Environmental DNA Metabarcoding Analysis for Beginners Online Course, Agustus 2020 lalu.

Dala rilis dari IPB University kepada BOGOR-KITA.com, Rabu (2/9/2020) disebutkan, pada pelatihan yang digelar oleh Laboratorium Biodiversitas dan Sistematika Kelautan,  Departemen Ilmu dan Teknologi Kelautan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan IPB University bekerja sama dengan Oceanogen Laboklinikum ini Dr Hawis mengatakan bahwa Environmental DNA Metabarcoding masih terbilang ilmu baru. Namun teknik ini sangat berkembang dalam kemajuannya di dunia penelitian.

Baca juga  IPB Berkomitmen Tingkatkan Kualitas Freshgraduate

“Hal ini tampak dari adanya pembuatan-pembuatan cloud system berbasis big data yang diinisiasi oleh banyak peneliti dengan tujuan untuk mempermudah dalam proses menganalisis data Environmental DNA,” imbuhnya.

Peserta pelatihan berasal dari IPB University, Universitas Padjadjaran, Universitas Diponegoro, Universitas Gadjah Mada, Universitas Indonesia, Xiamen University, King Mongkut’s University of Technology Thonburi, Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia, Kementerian Kelautan dan Perikanan serta lembaga swadaya masyarakat seperti Conservation International Indonesia dan Yayasan Biodiveristas Indonesia.

“Pelatihan ini membantu saya yang masih sangat awam dengan e-DNA. Semoga bisa diaplikasikan dan terjalin kerjasama khususnya di bidang perairan tawar,” ungkap Ayuningtyas, salah satu peserta.

Dengan terlaksananya pelatihan ini, peserta diharapkan dapat terbantu dalam proses belajar untuk mengalisis data Environmental DNA Metabarcoding yang terbilang lebih kompleks menjadi lebih simpel. Dalam pelatihan ini juga akan dicanangkan kegiatan kolaborasi bersama untuk menggunakan teknik Environmental DNA dalam mengungkap biodiversitas di Indonesia khususnya pada perairan laut. [] Admin

Baca juga  Akhir Juli IPB Akan Gelar Kongres Internasional
Klik untuk berkomentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

To Top
error: Content is protected !!