Pendidikan

Respon Bupati Bogor, Mahasiswa IPB Bikin Nugget Pencegah Stunting

BOGOR-KITA.com, DRAMAGA – Mahasiswa IPB University tak pernah kering inovasi. Kali ini tiga mahasiswa membuat inovasi nugget berbahan daun lamtoro atau petai cina yang tinggi kalsium sebagai pencegah stunting.

Pembuatan nuget ini mengantarkan tiga mahasiswa tersebut meraih juara dalam kompetisi perencanaan bisnis (business plan). 

Tiga mahasiswa dari Departemen Pemanfaatan Sumberdaya Perikanan (PSP), Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK) atas nama Santi Febrianti, Aisyah Nur Nabila, dan Thoriq Aziz berhasil mengharumkan nama IPB University dengan menyabet juara 3 dalam Lomba Business Plan Sharia Economic Expo 2019 di UIN Raden Fatah Palembang belum lama ini. Dalam bisnis plannya, mereka mengambil tema “Optimalisasi Islamic Sociopreneur untuk Mengembangkan Industri Halal di Indonesia”.

Baca juga  Relawan Covid-19

“Inovasi yang kami angkat adalah “Toro Nugget” yaitu nugget berbahan daun lamtoro sebagai makanan tinggi kalsium untuk mencegah stunting. Alasannya, pertama karena permasalahan stunting di Indonesia terlebih di Kabupaten Bogor masih tinggi. Menurut Bupati Bogor Ade Yasin, masih ada 188.996 balita di Kabupaten Bogor yang menderita stunting hingga akhir 2018. Alasan yang kedua adalah melimpahnya daun lamtoro namun belum termanfaatkan secara optimal,” kata Santi Febrianti dalam siaran pers yang diterima BOGOR-KITA, Jumat (6/12/2019).

Kandungan gizi dari daun petai cina atau lamtoro terbilang cukup lengkap. Dari beberapa kandungan gizi tersebut yang menonjol adalah kalsium. Gizi lain yang terdapat pada daun petai cina adalah lemak, protein, pospor, dan vitamin A.

Baca juga  Bupati Bogor Dapat Penghargaan Sebagai Pejuang Perempuan di Masa Pandemi Covid-19

“Sebenarnya untuk stunting itu tidak hanya masalah kurang kalsium saja tetapi gizi secara keseluruhan. Kami juga menambahkan beberapa bahan tambahan seperti wortel untuk menunjang kandungan gizi pada nugget. Pengembangan produk Toro Nugget ini, nantinya akan menggunakan campuran ikan lele, agar menambah kandungan gizi dalam nugget sehingga menjadi lengkap. Harapannya produk ini dapat berkembang dan diterima pasar,” tambah Thoriq Aziz.

Selain memanfaatkan daun lamtoro sebagai bahan nugget, yang menjadi keunggulan lain dari rancangan bisnis ketiga mahasiswa ini adalah sistem koin donasi untuk ZISWAF (Zakat, Infaq, Shadaqah, Wakaf).  “Dalam rancangan bisnis kami, ada sistem koin donasi untuk zakat, infaq, shadaqah, dan wakaf atau yang biasa disebut (ZISWAF) yang mengarah ke potensi ekonomi islam modern dan sociopreneur,” tambahnya. [] Admin

Baca juga  Bupati Bogor dan Ketum PSSI Bahas Pakansari Venue Piala Dunia U-20

Mahasisawa IPB University berhasil olah daun lamtoro jadi nuget pencegah stunting

Klik untuk berkomentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

To Top