Tiga mahasiswa Departemen Agribisnis IPB University. Irvan Didi Pramana, Pramita dan Bagus Estu Ramadhan berbasil mengembangkan bisnis berbasis sosial (sociopreneur), mengolah daun mangrove jadi keripik berkhasiat obat.

Mahasiswa IPB Olah Daun Mangrove Jadi Keripik, Berkhasiat Obat

BOGOR-KITA.com, DRmG – Pengembangan bisnis berbasis teknologi maupun sosial telah banyak dikembangkan di Indonesia. Begitu juga yang dilakukan oleh tiga mahasiswa Departemen Agribisnis IPB University. Irvan Didi Pramana, Pramita dan Bagus Estu Ramadhan berbasil mengembangkan bisnis berbasis sosial (sociopreneur).

Dalam siaran pers yang diterima BOGOR-KITA.com, Sabtu (7/12/2019) pagi, disebutkan, inovasi keripik daun mangrove yang diberi nama “Rovestik” berhasil membawa ketiga mahasiswa ini menyabet Juara 3 Business Plan Competition di Universitas Sebelas Maret Surakarta, awal Desember lalu.

Rovestik merupakan kripik stik mangrove yang dikembangkan dari Muara Gembong, Bekasi. Rovestik dikembangkan dari daun mangrove. Daerah pesisir ini mengalami masalah abrasi sampai ke rumah penduduk.

Kondisi Muara Gembong yang banyak terjadi abrasi, menginisiasi kami untuk mengangkat bisnis berbasis sociopreneur. Konsep sociopreneur dalam bisnis ini adalah lima persen hasil penjualan selama satu tahun akan dikirimkan untuk penanaman mangrove di daerah tersebut.

“Rovestik yang berbahan daun mangrove memiliki banyak manfaat. Daun mangrove dapat membantu pengobatan pasien diabetes, asma dan beberapa penyakit lain. Sebenarnya untuk proses dalam pembuatan bisnis keripik ini, yang memproduksi adalah masyarakatnya sendiri kemudian kami yang menjual,” jelas Irvan.

Baca juga  CARE IPB Bekali Masyarakat Gunung Puntang Ilmu Olah Kopi Barista

Keunggulan dari Rovestik adalah keripik stik mangrove belum ada di Indonesia, kemudian kemasan menarik untuk memunculkan sisi sosial yang menarik konsumen untuk membeli produk.

Rencana pengembangan ke depannya, produk ini dapat diproduksi 800 unit per bulan dengan berbagai varian rasa. Perluasan pengembangan juga akan diupayakan ke berbagai daerah pesisir agar dapat menunjang ekonomi masyarakat tersebut dengan tetap peduli pada lingkungan.[] Admin

Keripik daun mangrove hasil inovasi mahasiswa IPB, diberi nama “Rovestik”



Bogor-Kita.com - Sejak 2010


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *