Kota Bogor

PKL Tak Tertib Panataan Transportasi dengan Sistem Satu Arah Terancam Gagal

BOGOR-KITA.com – Sosialisasi Sistem Satu Arah (SSA) kembali digelar, Sabtu (26/3/2016). Kali ini giliran di Regina Pacis, yang dihadiri ratusan wali murid mulai dari SD, SMP, hingga SMA. Sosialisasi tersebut sebagai upaya memberi pemahaman kepada wali murid tentang penerapan kebijakan SSA pada Jumat (1/4) mendatang dalam mengurai kemacetan di Kota Bogor.
Kepala Sekolah SMA Regina Pacis C. Retno Widayanti mengatakan, Regina Pacis termasuk di pusat kota yang tentunya sangat diperlukan adanya sosialisasi SSA kepada wali murid. Selain itu Retno mengatakan pada dasarnya Regina Pacis mendukung kebijakan ini jika memang bisa mengurangi kemacetan yang menjadi masalah di Kota Bogor. Retno juga menganggap SSA bisa jadi gebrakan untuk sekaligus membersihkan PKL di Jalan Dewi Sartika dan Sawojajar. “Kami juga berdiskusi tentang solusi lainnya seperti pengadaan bis sekolah yang masih dalam tahap kajian. Jika ada bis akan jadi lebih baik lagi untuk para siswa,” ujar Retno.
Retno menuturkan, sistem searah jarum jam pada SSA juga sangat tepat karena bisa menghilangkan titik penyeberangan bagi para siswa dan dapat meminimalisir kecelakaan lalu lintas. Pada uji coba selama empat hari nanti, Retno berharap bisa terlihat perubahannya dalam mengurai kemacetan. Apalagi progress dari SSA ini juga terkait dengan pedestrian yang akan dibuat bagi pejalan kaki. “Dari orangtua murid juga menyambut dengan baik adanya SSA ini,” terang Retno.
Sementara itu Yohanes, salah satu wali murid mengatakan, sosialisasi yang dilakukan ini membuatnya jadi lebih memahami tentang SSA. Lewat sistem ini menurutnya jalur disekitaran Kebun Raya Bogor (KRB) akan jadi lebih terarah karena satu jalur. “Namun, tentunya harus dipikirkan tentang jumlah volume kendaraan yang bertambah di beberapa ruas jalan serta relokasi bagi PKL. Kalau PKL masih ada kemungkinan terjadi kemacetan akibat penyempitan jalan,” pungkas Yohannes. [] Admin

Baca juga  Hilangkan Diskon, PKL Dewi Sartika Gagal Pindah ke Pasar Kebon Kembang
Klik untuk berkomentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

To Top