Foto bareng usai talk show di Teater Salihara, Jalan Salihara No. 16, Jalan Jati Padang, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Selasa (30/10/2018).

Permata Bank Ajak Kaum Milenial Tingkatkan Literasi Keuangan

BOGOR-KITA.com – Ada yang memprediksi, pada tahun 2020 nanti para generasi milenial akan menjadi tuna wisma jika tidak dapat mengatur uang dan tidak mau berbicara mengenai uang.

Hal ini dikemukakan Deputi Komisioner Edukasi dan Perlindungan Konsumen OJK Sarjito dalam acara talk show yang digelar Permata Bank di Teater Salihara, Jalan Salihara No. 16, Jalan Jati Padang, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Selasa (30/10/2018).

Acara yang berlangsung sampai 3 November 2018 itu digelar dalam rangka memperingati Hari Keuangan Nasional.

Permata Bank sendiri telah meluncurkan gerakan #BicaraUang September tahun lalu. Gerakan ini bertujuan  untuk mendorong masyarakat memiliki sikap keuangan.

Permata Bank menganggap literasi dan iklusi keuangan masyarakat masih sangat rendah. Dalam menjalankan gerakan tersebut, Permata Bank telah menyiapkan 9 e-book yang bisa diunduh secara gratis di www.bicarauang.com.

Dalam talk show #BicaraUang ditampilkan narasumber Ivy Widjaja selaku Head of Customer Segmentation and Marketing Permata Bank, Ardyan M. Erlangga selaku Managing Editor VICE Indonesia, Wahyu Gunawan selaku Project Leader Kelas Pagi dan Fadly selaku Project Council of Dimensional Morphology and CEO Tulisan.

Acara talk show yang dibawakan oleh Kenny Jafar dibuka dengan opening speech oleh Sarjito selaku Deputi Komisioner Edukasi dan Perlindungan Konsumen OJK.

Sarjito mengatakan bahwa ada yang memprediksi pada tahun 2020 nanti para generasi milenial akan menjadi tuna wisma jika tidak dapat mengatur uang dan tidak mau berbicara mengenai uang.

“Tapi satu hal yang penting saat bicara uang, memang uang harus dipikirkan di awal hidup kita, artinya sekarang harus ada perencanaan keuangan karena uang akan membuat anda memiliki martabat.

“Generasi milenial memerlukan tantangan, tetapi saat kalian punya tantangan kalian harus mempunyai wawasan terkait hal itu,” ucapnya.

Di sesi talk show, Ivy Widjaja menjelaskan bahwa Permata Bank memulai kampanye sejak 2017 dan kampanye yang dibawa oleh Permata Bank mengangkat isu-isu mengenai uang yang sedang panas di masyarakat.

“Kita membuat acara ini untuk kaum milenial karena milenial memiliki 3C yaitu creative, connected dan confident. Untuk mengajak milenial juga sebenarnya tidak perlu lewat omongan tetapi mulai dari seni seperti musik, video dan lukisan,” terangnya.

Maka dari itu Permata Bank bekerjasama dengan musisi ternama tanah air yaitu Dipha Barus untuk membuat sebuah lagu tentang uang untuk milenials dan generasi Z dan terciptalah lagu dengan judul “Money Honey”.

Acara yang merupakan bagian dari Indonesia Creative Week ini juga menggandeng Vice Indonesia, Kelas Pagi, Dimensional Morphology, Anton Ismael, Melissa Sunjaya dan seniman-seniman didikan mereka lainnya.

Acara yang digelar dari 30 Oktober – 3 November 2018 ini akan diisi oleh artis ternama tanah air, seperti Dipha Barus feat. Monica Karina dan Aydra feat. Adrian Khalif. [] Fadil



Bogor-Kita.com - Sejak 2010


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *