Kota Bogor

Pemkot Bogor Punya Berbagai Program Bantuan untuk 41.759 Fakir Miskin

BOGOR-KITA.com – Sedikitnya 262 peserta mengikuti Bimbingan Teknis Verifikasi dan Validasi (Bimtek Verivali) mengenai Data Terpadu Penanganan Fakir Miskin dan Orang Tidak Mampu di Hotel Padjadjaran Suites BNR, Kota Bogor, Selasa (26/2/2019).

Kegiatan yang diselenggarakan Dinas Sosial (Dinsos) Kota Bogor ini bertujuan untuk meningkatkan keahlian peserta yang merupakan pengumpul data dalam melaksanakan verivali.

Kepala Dinas Sosial Kota Bogor Azrin Syamsudin mengatakan, Bimtek Verivali data fakir miskin dan orang tidak mampu ini sangat diperlukan mengingat pentingnya pembaharuan basis data terpadu yang sudah dikeluarkan Kementerian Sosial (Kemensos) RI.

Pasalnya, Kemensos pun memberikan kesempatan untuk memperbaharui data setiap dua kali setahun. “Dengan Bimtek ini para pengumpul data akan semakin memahami kriteria fakir miskin dan orang tidak mampu berdasarkan Peraturan Kemensos 146/2013,” ujar Azrin.

Baca juga  Usmar Yakin Ade Yasin - Iwan Setiawan Bikin Kabupaten Bogor Makin Maju

Ia menambahkan, sampai saat ini tercatat ada 41.759 fakir miskin dan orang tidak mampu yang ada di kota Bogor. Mereka yang tercatat dalam BDP ini mendapatkan berbagai program bantuan sosial pemerintah. Seperti Program Keluarga Harapan (PKH), Beras Miskin (RASKIN), Beras Sejahtera (RASTRA), Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu), penerima bantuan iuran JKN, Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT), Kelompok Usaha Bersama (Kube), hingga subsidi LPG dan listrik.

“Harapan kami dengan Verivali data akan didapat data yang semakin akurat, sehingga semua program bantuan pun sasaran dan tepat jumlah,” tegasnya.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Bogor Usmar Hariman mengatakan, Verivali data ini merupakan hal penting karena menyangkut pemberian bantuan sosial kepada fakir miskin dan orang tidak mampu.

Baca juga  Usmar: Festifal ‘Bisbul’ Mengingatkan Kekayaan Buah-Buahan Bogor 100 Tahun Lalu

“Jangan sampai ada warga yang tidak mampu malah tidak mendapatkan bantuan karena tidak terdata. Dengan Bimtek Verivali ini peserta sudah paham mana yang benar-benar masuk kriteria tidak bisa sembarang mendata,” pungkasnya. [] Admin/Humpro Pemkot Bogor

 

Klik untuk berkomentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

To Top