Kab. Bogor

Pemkab Bogor Sampaikan Nota Keuangan 2021

Rapat paripurna penyampaian nota keuangan 2021 di Gedung DPRD Kabupaten Bogor, Cibinong, Rabu (18/11/2020).

BOGOR-KITA.com, CIBINONG – Pemerintah Kabupaten Bogor menyampaikan nota keuangan tahun 2021 dalam rapat paripurna DPRD Kabupaten Bogor, di Gedung DPRD Kabupaten Bogor, Cibinong, Rabu (18/11/2020).

Bupati Bogor Ade Yasin dalam sambutan tertulis yang disampaikan Wakil Bupati Iwan Setiawan, disebutkan bahwa pendapatan daerah ditargetkan sebesar Rp6,379 triliun bersumber dari pendapatan asli daerah atau PAD sebesar Rp2, 717  triliun, dan transfer daerah sebesar Rp3, 662 triliun.

Sementara belanja daerah direncanakan sebesar Rp7, 230 triliun.

Komponen belanja daerah terdiri dari belanja operasi dan modal sebesar Rp5,914 triliun, belanja tidak terduga sebesar Rp27 miliar, dan belanja transfer sebesar Rp1, 288 triliun yang terdiri dari belanja bagi hasil sebesar Rp157 miliar dan belanja bantuan keuangan sebesar Rp1, 130 triliun.

Dalam nota keuangan tersebut juga dibuat secara lebih rinci mata belanja pemerintah, sebagai berikut:

Baca juga  Corona Kabupaten Bogor: Positif Naik lagi, 41, Meninggal Tetap Nihil

1.Belanja operasi dan modal untuk belanja urusan wajib pelayanan dasar yang direncanakan pada tahun anggaran 2021 ini digunakan antara lain untuk

-program wajib belajar pendidikan dasar sembilan tahun, rehabilitasi ruang kelas bagi sekolah dasar dan sekolah menengah pertama, penerbitan kartu bodas, penyediaan mebeulair sekolah secara bertahap, program pendidikan nonformal, peningkatan kualitas pendidikan melalui bantuan sekolah dan insentif guru paud serta madrasah;

-penyelenggaraan pelayanan kesehatan dasar pada puskesmas serta pelayanan kesehatan pada empat rumah sakit umum daerah, program jaminan pelayanan kesehatan daerah, gerakan bogor bebas stunting, pembangunan beberapa puskesmas, pembangunan rumah sakit bogor utara, penyediaan obat-obatan dan alat kesehatan untuk antisipasi kondisi pandemi covid-19 masih berlanjut;

-program peningkatan serta rehabilitasi jalan dan jembatan, pengelolaan jaringan irigasi dan pengairan, pengelolaan air minum dan air limbah, pengendalian ketertiban umum dan perlindungan masyarakat, program mitigasi bencana serta pembangunan sistem layanan rujukan terpadu untuk penanganan peyandang masalah kesejahteraan sosial.

Baca juga  Atang Trisnanto Positif Covid-19, Staf dan Keluarga Swab Test

2.Belanja operasi dan modal untuk urusan wajib non pelayanan dasar digunakan antara lain, untuk :

-program peningkatan kompetensi tenaga kerja melalui pendidikan dan pelatihan keterampilan, peningkatan kesempatan kerja melalui bogor career center,

-program perumahan, kawasan permukiman dan pertanahan melalui pembangunan jembatan rawayan dan perbaikan rumah tidak layak huni, program perlindungan dan peningkatan kualitas hidup perempuan dan anak,

-program ketahanan pangan melalui penyediaan benih padi dan jaminan usaha tani padi, pengendalian pencemaran dan perusakan lingkungan, pelayanan administrasi kependudukan,

-program  pemerintahan desa melalui samisade (satu miliar satu desa), peningkatan keselamatan lalu lintas, penguatan pelayanan komunikasi dan informatika dengan pemasangan wifi di beberapa wilayah Kabupaten Bogor,

Baca juga  Pedagang Pasar Cicangkal dan Pasar Parung, Gembira Dapat Masker dan Sarung Tangan Gratis

-pemberdayaan koperasi dan usaha mikro kecil untuk pemulihan ekonomi,

-pelayanan perizinan untuk mendukung peningkatan investasi melalui mall pelayanan publik,

-peningkatan kompetensi pemuda berupa beasiswa untuk 1.200 orang berprestasi,

-pengembangan pariwisata dan nilai budaya serta

-pengelolaan arsip dan perpustakaan daerah melalui penyediaan mobil perpustakaan keliling untuk membangun budaya literasi di masyarakat.

3.Belanja operasi dan modal untuk urusan pilihan dengan fokus program antara lain

-program festival wisata desa,

-peningkatan produksi dan pemasaran hasil ternak,

-peningkatan produksi tanaman pangan, hortikultura dan perkebunan serta

-pengembangan perdagangan dan perindustrian.

4.Belanja operasi dan modal untuk urusan kewilayahan dengan program pembangunan gedung kantor kecamatan secara bertahap, pada tahun 2021 akan dibangun gedung kecamatan di empat kecamatan yaitu Kecamatan Babakanmadang, Kecamatan Rumpin, Kecamatan Jasinga dan Kecamatan Rancabungur. [] Admin

Klik untuk berkomentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

To Top
error: Content is protected !!