Kota Bogor

Perumda PPJ Beberkan Konsep Revitalisasi Eks Plaza Bogor dan Pasar Bogor, Fungsi Pasar Tetap Dipertahankan

BOGOR-KITA.com, BOGOR – Perumda Pasar Pakuan Jaya (PPJ) memastikan fungsi pasar tetap menjadi bagian utama dalam rencana revitalisasi kawasan eks Plaza Bogor dan Pasar Bogor.

Meski akan dikembangkan menjadi kawasan terpadu dengan berbagai fasilitas baru, aktivitas perdagangan tetap akan dipertahankan.

Direktur Utama Perumda PPJ, Jenal Abidin, mengatakan konsep pengembangan kawasan telah mengacu pada kajian Highest and Best Use (HBU) yang disusun sejak 2022. Melalui konsep tersebut, kawasan eks Plaza Bogor dan Pasar Bogor akan dibangun sebagai kawasan mixed use yang memadukan pasar modern, gedung parkir, hotel, hingga convention hall.

“Di situ adalah gedung parkir yang harus mampu menampung banyak kendaraan, kemudian convention hall, pasar bersih, dan hotel untuk menunjang aktivitas convention hall. Jadi dibuat terintegrasi dengan bangunan-bangunan lain, tapi fungsi pasarnya tidak hilang,” kata Jenal, Kamis (6/8/2026).

Baca juga  Total 90 Warga Griya Melati Positif Covid-19

Menurutnya, konsep tersebut dipilih berdasarkan hasil kajian konsultan yang menilai lokasi eks Plaza Bogor dan Pasar Bogor merupakan lahan strategis di pusat Kota Bogor. Karena itu, pemanfaatannya perlu dioptimalkan agar memberikan nilai ekonomi yang lebih besar tanpa menghilangkan fungsi utama sebagai pusat perdagangan.

“Itu hasil kajian konsultan. Karena lahannya premium, kalau hanya fungsi pasar saja kurang optimal, sehingga harus di-mix use dengan fungsi-fungsi lain,” ujarnya.

Selain menghadirkan berbagai fasilitas komersial, kawasan tersebut juga dirancang memiliki akses langsung menuju Kebun Raya Bogor melalui pembangunan skybridge. Kehadiran konektivitas tersebut diharapkan mampu memperkuat sektor pariwisata sekaligus meningkatkan aktivitas ekonomi di kawasan Suryakencana.

Sebelum proyek revitalisasi dimulai, Perumda PPJ memanfaatkan lahan eks Plaza Bogor dan Pasar Bogor sebagai area parkir sementara. Langkah itu dilakukan untuk membantu mengurai kemacetan yang kerap terjadi saat akhir pekan akibat meningkatnya kunjungan wisatawan ke Kota Bogor.

Baca juga  Bima Arya Dukung Gelar Festival Budaya Aceh di Kota Bogor

“Pasar dan Plaza Bogor itu kan sudah selesai proses pembongkaran. Kita sudah finalisasi. Sekarang sedang kita fungsikan sementara untuk menampung tempat parkir,” ungkap Jenal.

Ia menjelaskan, area eks Pasar Bogor digunakan sebagai lokasi parkir bus dan truk, sementara eks Plaza Bogor dimanfaatkan untuk kendaraan roda dua dan roda empat. Pemanfaatan tersebut direncanakan berlangsung hingga akhir Desember 2026.

Selanjutnya, Perumda PPJ akan memasuki tahapan pencarian investor melalui mekanisme beauty contest untuk merealisasikan pembangunan kawasan.

“Nah, kami di Perumda sedang menyiapkan konsep untuk persiapan beauty contest. Setelah itu kita dapat investor baru, kemudian proses kerja sama untuk mulai revitalisasi,” katanya.

Jenal memastikan pengelolaan pasar bersih nantinya tetap berada di bawah Perumda PPJ. Sementara fasilitas lain, seperti hotel dan convention hall, akan dibuka peluang kerja sama dengan pihak ketiga.

Baca juga  Plaza Bogor di Surken Dibongkar, Jadi Destinasi Wisata Utama

“Pengelolaan pasar bersih pasti dikelola oleh Perumda. Tapi untuk fungsi-fungsi lain kita bisa kerjasamakan dengan pihak ketiga,” pungkasnya. [] Ricky

Klik untuk berkomentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

To Top