Kab. Bogor

Mahasiswa IPB University Bantu Petani Tenjolaya Berantas Wereng Batang Coklat

BOGOR-KITA.com, BOGOR – Mahasiswa IPB University yang tergabung dalam International Association of Students in Agricultural and Related Sciences Local Committee (IAAS LC) bantu Kelompok Tani Sumber Jaya hadapi serangan hama Wereng Batang Coklat. Dalam kegiatan bertajuk Ngariung #2 x STD, di Kampung Jabal Rahmah, Tenjolaya, Kabupaten Bogor ini, mahasiswa IPB University menghadirkan Wiwit Kurniati, Tenaga Bantu Pengendali Organisme Pengganggu Tumbuhan (POPT) Kecamatan Tenjolaya.

Wanita yang tergabung dalam Balai Perlindungan Tanaman Pangan dan Hortikultura (BPTPH) Provinsi Jawa Barat ini memaparkan alternatif pengendalian hama wereng menggunakan tanaman refugia dan pestisida nabati. Wiwit juga melatih warga membuat pestisida nabati dengan bahan-bahan alami yang mudah ditemukan di lingkungan sekitar.

Baca juga  Ahli Biologi IPB Paparkan Perilaku Hewan di Jaya Suprana Show

“Program yang diselenggarakan oleh IAAS LC IPB University ini sangat bagus sekali. Tidak banyak pemuda yang mau terjun langsung ke lapangan bahkan langsung bersentuhan dengan petani. Saya mengapresiasi segala bentuk kepedulian kalian terhadap masyarakat yang bisa melahirkan inovasi baru serta solusi terbaik,” ujar Wiwit Kurniati dalam keterangan pers IPB University, Kamis (10/6/2021).

Selain menghadirkan pengendali hama, IAAS LC IPB University juga membagikan booklet yang berisi informasi tentang pengendalian hama. Booklet berjudul “Hama Wereng Pada Tanaman Padi dan Pengendalian Secara Terpadu”, “Sawah Sakit Hama Wereng Bangkit, Sawah Sehat Hama Wereng Tak Mendekat”, dan “Perbanyakan cendawan Lecanicillium sp. untuk Pengendalian Wereng Batang Cokelat” ini diproduksi oleh Himpunan Mahasiswa Proteksi Tanaman, IPB University.

Baca juga  IPB Berhasil Ciptakan Aplikasi Cek Status Gizi Secara Online

“Kami berharap kegiatan ini dapat memberikan solusi agar padi yang ditanam warga dapat terbebas dari hama sehingga kegagalan panen dapat dihindari,” ujar Akhyar Ali Rangkuti selaku Project Leader Ngariung #2 x STD.  Kegiatan ini mengangkat tema “Pengelolaan Hama Wereng Batang Cokelat untuk Menghindari Gagal Panen”. [] Hari

Klik untuk berkomentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

To Top