Silaturahim kemerdekaan bertemakan Persatuan Dalam Perbedaan dalam rangka peringatan 74 Tahun Kemerdekaan Indonesia di Warung Gumbira, Jalan Pangrango Nomor 1, Kota Bogor, Selasa (20/8/2019).

Kota Bogor Berlari Jadi Kota Paling Toleran dan Ramah HAM

BOGOR-KITA.com – Kepala Kesbangpol Pemkot Bogor Drs. Dadang Sugiarta menegaskan, Pemkot Bogor akan berlari untuk menjadikan Kota Bogor sebagai kota paling toleran dan ramah HAM.  Saya berharap segenap masyarakat dan khususnya mahasiswa PMII berkerjasama untuk menjaga persatuan dan kesatuan yang ada di Kota Bogor.

Penegasan ini dikemukakan Dadang Sugiarta dalam acara silaturahim kemerdekaan yang  bertemakan Persatuan Dalam Perbedaan dalam rangka peringatan 74 tahun kemerdekaan Indonesia yang dijadikan refleksi oleh PC PMII Kota Bogor sebagai penerus generasi muda NU untuk memperingati jasa ulama nusantara di Warung Gumbira, Jalan Pangrango no. 1, Kota Bogor,   Selasa (20/8/2019).

Hadir dalam acara Ketua PCNU Kota Bogor Dr. Ir. Ifan Haryanto MSC.

Ketua PC PMII Kota Bogor, Muhammad Hamzah dalam sambutannya mengatakan bahwa kemerdekaan ialah hak segala bangsa dan individu di dalamnya. Maka tak ada lagi orang yang mempermasalahkan perbedaan asal masih mengakui Pancasila dan NKRI.

Terkait ijtima ulama, Kang Ifan selaku Ketua PCNU Kota Bogor menyampaikan sejarah sejarah ulama nusantara, di mana ulama ulama nusantara telah jauh hari seblum kemerdekaan berijtima bahwa Indonesia cocok memakai republik. “Ijtima itu diadakan sekitar 1873, dan Pancasila dan NKRI juga hasil kesepakatan ulama, sehingga sudah jangan diperdebatkan lagi,” ujar Kang Ifan.

Usman Azis berharap PMII terus mengasah intelektualnya. “PMII sebagai titisan kyai NU dan ulama Nusantara harus menjadi gudang intelektual untuk meredam isu isu kebangsaan dan harus dibedakan yang mana yang benar benar ulama, dan mana mereka yang mengaku-ngaku ulama,” tegasnya

Dalam acara itu tampil seorang warga asal Papua dengan sapaan Bang Pram. Pram menyampaikan pesan toleransi dan mengajak semua masyarakat menjaga kondusifitas pasca kejadian mahasiswa papua yang sedang viral. “Bahwa kita di Bogor merasa aman dan semoga kejadian ini bisa segera diselesaikan, saya minta PMII jangan terprovokasi,” pinta Pram. [] Hari



Bogor-Kita.com - Sejak 2010


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *